Connect with us

Bisnis

Dampak Penyebaran dan Peluang Bisnis dari Covid-19 Bagi Sektor Industri di Indonesia

Published

on

Bisniscorner.com – Kasus Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020 tak dipungkiri telah memberikan dampak besar di kehidupan masyarakat. Terlebih dengan perkembangan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Para pemain di berbagai sektor industri harus melakukan tindakan antisipasi dan adaptasi dengan cepat.

Dr. Ir, Heru Purnomo Ipung M.Eng selaku dosen yang mengajar di program Pascasarjana Swiss German University di fakultas Master of Information Terchnology, telah menganalisa dampak dari Covid-19 untuk perekonomian bangsa khususnya pada industri secara global.

Telekomunikasi dan Teknologi

Kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas masyarakat dalam berkomunikasi dan berinteraksi menjadi solusi utama untuk mencegah penularan virus. Dampaknya, hampir semua perusahaan ataupun organisasi harus membatalkan berbagai proses penting dalam pengembangannya.

Namun hal ini juga berdampak positif dimana 5G menjadi solusi yang dapat memenuhi kebutuhan dan mempercepat kebutuhan komunikasi via teknologi.

Media Digital

Penyebaran Covid-19virus cenderung meningkatkan konsumsi media digital karena orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan berkomunikasi secara pribadi lebih sedikit. Pembatalan acara-acara yang terkena dampak virus Covid-19 akan memacu pemasar untuk mencari alternatif digital dan lebih banyak lagi promosi konten.

Proses Transaksi

Penerapan dan penggunaan pembayaran tanpa uang tunai bisa terus meningkat di seluruh dunia. E-commerce kemungkinan akan tumbuh karena konsumen menghindari toko fisik dan tempat berkumpul yang ramai. Lalu apa kabar dengan layanan pengiriman yang harus berinteraksi langsung? Kini pemain industri di layanan pengiriman harus mencari alternatif lain sebagai solusi.

Financial Technology

Total pemasukan dana di Fintech akan menurun khususnya pada Q1 di 2020, dan ini kemungkinan akan terus merusut jika pandemik Covid-19 tak kunjung usai. Ketika pasar saham terus berfluktuasi, konsumen akan berhati-hati dalam berinvestasi dan berduyun-duyun ke opsi tabungan.

Perbankan

Turunnya suku bunga bank sentral kemungkinan akan menurunkan suku bunga rekening tabungan yang diandalkan oleh beberapa bank untuk memperoleh pelanggan dan mendorong simpanan. Namun konsumen yang tidak dapat bekerja dapat mendorong kegiatan pinjaman dan kredit jangka pendek, dan tentunya itu menjadi peluang besar untuk mendapatkan lonjatan pendapatan bagi para pemain perbankan.

Perawatan Kesehatan

Perusahaan kesehatan digital memiliki kesempatan untuk mengisi kesenjangan dalam perawatan dan membantu layanan kesehatan untuk mempersiapkan, menampung dan mendiagnosis virus Covid-19 yang dapat menyebabkan peningkatan bahkan setelah wabah Covid-19 usai. Banyak juga dari para pengembang sistem penyimpanan virtual yang memiliki kesempatan untuk menarik para penetili dalam membuat suatu inovasi seperti mengembangkan vaksin virus Covid-19.

Pada dasarnya dampak dari penyebaran virus Covid-19 dalam aspek industri secara global memberikan perubahan besar kepada perilaku pelanggan. Mereka harus putar otak untuk tetap terhubung dengan pelanggan. Namun krisis ini tetap menunjukkan kepada kita tentang cara “hidup online”. Yang dimana kehidupan bermasyarakat dipaksa untuk bertransformasi digital dengan cepat. Untuk itu kita patut melihat analisis tantangan dalam hal ini terlebih untuk pemain bisnis:

Proses

Ada kebutuhan untuk menilai kemungkinan menempatkan proses bisnis online, jika tidak memungkinkan maka kita perlu mempertimbangkan kendala, seperti tidak lebih dari 10 orang, menghindari pertemuan besar, dan jarak sosial.

Masyarakat

Tidak semua orang siap untuk perubahan ini, oleh karena itu identifikasi, pelatihan dan pembinaan diperlukan untuk setiap orang yang terlibat.

Informasi

Lebih banyak informasi aset fisik perlu didigitalkan untuk memfasilitasi pembelajaran dan kolaborasi kerja online.

Karakteristik dari setiap krisis memiliki dua dimensi: fase dan ketidakpastian.  Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan strategi yang baik, termasuk Pekerja Digital dan Tempat Kerja Digital, dan pelanggan yang siap menghadapi Transformasi Digital yang cepat.

Empat fase gangguan dalam transformasi digital, diantaranya:

Menunggu Dampak Utama

Karena banyak dari ekonomi cepat menutup untuk mencegah penyebaran infeksi, efek dari langkah-langkah ini tajam dan parah. Untuk pemain bisnis dan sektor rumah tangga, mereka akan mengatur ulang keuangan untuk bertahan dalam jangka pendek.

Menahan Dampak Awal

Ketika penyakit meningkat dengan cepat, pemain bisnis memiliki potensi untuk kehabisan uang, masyarakat kesulitan untuk beroperasi karena sakit, sektor rumah tangga akan memutar otak untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Keadaan Normal

Ketika penyebaran virus meredup baik melalui kemajuan medis dan banyak penduduk berinisiatif untuk mencegah, kegiatan ekonomi mulai berlanjut karena kepercayaan yang tumbuh dan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Menyortir Dinamika Industri Baru

Karena perilaku B2C dan B2B melihat perubahan yang berlangsung lama, sifat persaingan bagi banyak perusahaan bergeser selama bertahun-tahun bahkan untuk waktu yang akan datang.

Matriks ketidakpastian:

Dikenal Dikenal – Ini adalah prinsip yang diyakini secara luas tentang bisnis Anda yang harus diuji. Pertanyaan kunci: Apakah produk dan layanan saat ini dapat bertahan?

Diketahui Tidak Dikenal – Di masa krisis, orang-orang di garis depan mungkin tahu lebih banyak tentang fakta di lapangan daripada penghuni suite eksekutif. Temukan cara untuk membagikan informasi itu. Pertanyaan kunci: Apa yang sudah diketahui orang pada garis depan yang mungkin merupakan informasi penting?

Diketahui Tidak Dikenal – Cari tahu masalah bisnis utama dan risiko yang Anda hadapi, dan kemudian lakukan riset pasar yang cepat dan cepat tentang dampak Covid-19 pada bisnis untuk memahami bagaimana industri ini berubah. Pertanyaan kunci: Apakahs asumsi utama saat ini masih valid? Bagaimana cara menguji asumsi ini?

Tidak Dikenal Tidak Dikenal – Pertanyaan kunci: Apa yang akan menjadi skenario normal baru?

Dalam keadaan seperti ini memang sulit untuk diprediksi. Nah, di atas merupakan dampak negatif dan positif dari penyebaran virus Covid-19. Selain melihat dampak negatif, kita juga harus pintar dalam mencari peluang sebagai solusi alternatif. Baik untuk pemain industri maupun masyarakat yang menjadi pelanggan. (Rls)

Bisnis

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Perempuan lewat Supplier Diversity, P&G Indonesia Kembali Hadirkan ANJANI Edisi ke-4 dengan Tema “Future-proof Womanpreneur”

Published

on

Bisniscorner.com  –  Setelah sukses terlaksana selama tiga tahun berturut-turut, ANJANI (Gerakan Maju Perempuan Indonesia) kembali hadir dengan edisi ke-4 mengusung tema “Future-proof Womenpreneur”. Berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 Juni, ANJANI hadir sebagai bentuk konsistensi P&G Indonesia dalam mendukung pemberdayaan perempuan dengan meningkatkan keterampilan para pelaku usaha perempuan untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas.

ANJANI yang juga dikenal sebagai Women Entrepreneur Academy di negara-negara di mana P&G beroperasi, menjadi tempat bagi perempuan pelaku usaha untuk membantu menghilangkan batasan-batasan usaha dan mengisi kapasitas atau kemampuan yang mereka butuhkan, seperti kepemimpinan di dunia bisnis, rantai pasokan, literasi keuangan, konten kreatif dan teknologi, serta kemampuan lainnya. Pada kesempatan yang sama, P&G juga menegaskan kembali komitmennya terhadap Keragaman Pemasok (Supplier Diversity) dalam menciptakan peluang bisnis lebih luas bagi pelaku usaha perempuan dalam ekosistem bisnis.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, sebanyak 64,5 persen dari total Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dikelola oleh perempuan. Diperkirakan pada tahun 2025, UMKM yang dikelola oleh perempuan akan memiliki total nilai ekonomi mencapai USD 135 miliar. Namun demikian, para pelaku usaha perempuan masih menghadapi tantangan untuk berkelanjutan secara finansial dalam mengembangkan bisnis mereka, dimana salah satu hambatan utamanya adalah karena terbatasnya akses dan koneksi terhadap rantai pasokan yang lebih besar.

Melihat hal tersebut, P&G mengidentifikasi peluang untuk berkontribusi mengatasi tantangan tersebut melalui peningkatan kapabilitas bisnis pelaku usaha perempuan, dan melalui inisiatif Keragaman Pemasok. Bagi P&G, Keragaman Pemasok telah menjadi strategi bisnis selama lebih dari 40 tahun, dimana P&G berkomitmen untuk mendukung bisnis yang dipimpin dan dimiliki perempuan dengan mulai secara aktif melibatkan mereka ke dalam rantai pasokan P&G.

Saranathan Ramaswamy selaku Presiden Direktur P&G Indonesia menyampaikan, bagi kami di P&G, Kesetaraan dan Inklusi adalah bagian fundamental dari identitas kami, dimana kami meyakini bahwa akses dan kesempatan yang sama tersedia bagi semua orang, untuk dapat berkembang dan sukses, khususnya di tengah masyarakat dimana bisnis kami beroperasi. Dengan semangat tersebut, kami kembali menyelenggarakan ANJANI untuk keempat  kalinya. Ini merupakan wujud nyata dari konsistensi kami dalam bergerak dan tumbuh bersama para pelaku usaha perempuan Indonesia, serta membekali mereka dengan keterampilan dan akses yang mereka butuhkan untuk terhubung dengan rantai pasokan yang lebih besar, sehingga mereka pun dapat mengakselerasi pertumbuhan bisnisnya. Tidak hanya lewat ANJANI, kami pun terus mengembangkan basis Keragaman Pemasok kami dengan mulai secara aktif melibatkan lebih banyak bisnis yang dimiliki oleh perempuan ke dalam rantai pasokan kami. Inilah salah satu cara konkret kami dalam mewujudkan misi P&G sebagai Force for Growth and Force for Good.

Sejak tahun 2020 hingga 2023, terdapat 65 usaha yang dimiliki perempuan (Women-Owned Business/WOB) serta usaha yang dipimpin oleh perempuan (Woman-Led Business/WLB) yang telah diberdayakan lewat program ANJANI. Tahun ini, terdapat 25 pelaku usaha perempuan yang akan berpartisipasi dalam ANJANI 2024, yang telah terpilih dari ratusan pendaftar. Dalam pelatihan kali ini, sesuai dengan tema acara, para partisipan mendapatkan pelatihan berbasis digital kreatif yang dapat meningkatkan perkembangan bisnis dengan menyesuaikan kemajuan teknologi. Selain itu, para peserta juga mendapat peluang dan akses baru dalam bermitra dengan lebih banyak pelaku usaha perempuan, sehingga semakin membuka kesempatan berjejaring yang lebih luas dan beragam.

Melihat upaya tersebut, Indra Gunawan, S.KM.,M.A., sebagai Plt. Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan apresiasi terhadap P&G,

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif pemberdayaan perempuan, seperti ANJANI 2024, yang terus berkomitmen untuk memberdayakan perempuan pelaku usaha di Indonesia. Program ini bukan hanya memberikan pelatihan dan dukungan yang sangat dibutuhkan, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendorong inovasi dan pertumbuhan. Kami berharap ANJANI 2024 dapat terus memberikan dampak positif yang signifikan sehingga dapat terus menghasilkan manfaat lebih besar dan dapat membantu menggerakkan roda perkembangan ekonomi perempuan di Indonesia, serta menjadi inspirasi bagi banyak perusahaan lain dalam memberdayakan pelaku usaha perempuan,” terangnya.

Annisa Darojati sebagai Direktur Purchasing dan Pemimpin Kesetaraan dan Inklusi (Equality & Inclusion) P&G Indonesia, menyoroti pentingnya Keragaman Pemasok untuk mendapatkan rantai pasokan yang lebih luas.

“Para pelaku usaha perempuan kini semakin memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, program ANJANI hadir sebagai wadah bagi mereka untuk terus meningkatkan keterampilan dalam menjalankan bisnis yang sesuai dengan perkembangan pasar, serta memberi ruang agar mereka mendapatkan akses dan koneksi dalam skala yang lebih besar. Salah satu langkah penting adalah penerapan keterampilan digital, karena digitalisasi memiliki peran yang sangat vital dalam dunia bisnis modern. Pada edisi keempat ANJANI ini, kami memberikan pelatihan yang komprehensif dalam pembuatan konten digital, strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan alat digital untuk pertumbuhan  bisnis. Selain itu, para Alumni ANJANI juga diundang untuk berbagi pengalaman dan cerita kesuksesan mereka, memberikan wawasan dan inspirasi kepada peserta baru, sehingga dapat menumbuhkan optimisme di kalangan peserta baru,” paparnya.

Farida Achmad selaku Founder and CEO of Absolute Group yang merupakan Alumni ANJANI  juga turut menyampaikan pandangannya, sebagai alumni ANJANI, saya merasakan dampak positif yang signifikan dari program ini dalam mengembangkan bisnis saya. Melalui ANJANI, saya tidak hanya mendapatkan akses ke sumber daya dan pelatihan yang berharga, tetapi juga mendapat dukungan moral dan inspirasi dengan terkoneksi ke berbagai jenis usaha di rantai pasokan yang lebih besar. Saya berterima kasih kepada P&G Indonesia yang telah mewujudkan program ANJANI ini. Saya yakin bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi saya secara pribadi, tetapi juga bagi banyak perempuan lain untuk memajukan bisnis mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

P&G percaya bahwa bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh perempuan di Indonesia akan terus berkembang di masa mendatang. Semakin banyak pelaku usaha perempuan yang dilengkapi dengan keterampilan yang mereka butuhkan dan dibimbing untuk mendapatkan peluang dalam keragaman pemasok, semakin mereka dapat mengembangkan bisnis mereka dan turut berkontribusi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. P&G berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan melalui program ANJANI, guna memfasilitasi akses yang lebih besar bagi pelaku usaha perempuan untuk berkontribusi dalam upaya Keragaman Pemasok. (Rls)

Continue Reading

Bisnis

Hadirkan Inovasi Layanan Perbankan Berkelanjutan, Bank DKI Raih Indonesia Best Living Legend Company 2024

Published

on

Bisniscorner.com – Konsistensi Bank DKI dalam menghadirkan kemudahan transaksi perbankan bagi masyarakat Jakarta, diapresiasi oleh majalah SWA dengan pemberian penghargaan sebagai Indonesia Best Living Legend Company in Managing Innovation 2024. Adapun penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Henky Oktavianus di Jakarta pada Senin (10/6).

Dalam kesempatan tersebut, Henky menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang selama ini diberikan masyarakat terhadap produk dan layanan Bank DKI. “Penuh rasa syukur seiring apresiasi yang kami terima, kami turut mendedikasikan kepada pemegang saham, seluruh nasabah, serta mitra kerja atas respon positif yang diberikan melalui berbagai langkah inovasi yang kami lakukan,” ujar Henky.

Keberhasilan Bank DKI dalam meraih penghargaan sebagai Indonesia Best Living Legend Company in Managing Innovation 2024 didasarkan pada sejumlah indikator penilaian yang dilakukan oleh tim SWA, melalui survei. Dimana perusahaan diminta mengisi 11 kuesioner yang menggambarkan pengelolaan masing-masing perusahaan, terdiri atas beberapa parameter yang meliputi komitmen dan visi, fondasi, program dan eksekusi, serta hasil dan dampak.

Sebagai informasi, Indonesia Living Legend Companies & Brands 2024 merupakan penghargaan yang diberikan oleh Majalah SWA kepada perusahaan dan merk yang telah menunjukan performa bisnis yang kuat dan konsisten selama lebih dari 50 tahun.

Dengan tema “Championing Innovation for Strong and Consistent Business Performance, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi perusahaan dalam memajukan ekonomi Indonesia serta mencerminkan pentingnya inovasi dalam menjaga daya saing dan keberhasilan bisnis jangka panjang.

Henky menambahkan bahwa transformasi dan inovasi menjadi langkah penting bagi Bank DKI dalam menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam dan mendukung perkembangan ekonomi daerah.

“Sebagai institusi perbankan, Bank DKI turut menjalankan peran dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat melalui berbagai inovasi digital, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memberikan dukungan untuk berbagai Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Henky.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa berbagai inovasi perbankan digital turut berkontribusi mendorong pertumbuhan Bank DKI secara berkelanjutan. Sejumlah kontribusi Bank DKI dengan menghadirkan layanan perbankan digital di antaranya dengan elektronifikasi pembayaran di berbagai moda transportasi, tempat wisata kelolaan Pemprov DKI Jakarta, digitalisasi pembayaran pasar kelolaan Perumda Pasar Jaya, penyebaran bantuan dana Bantuan Sosial dari Pemerintah Provinsi Jakarta seperti KJP, KJMU, KLJ, KPDJ, hingga berbagai kolaborasi dengan BPD, BUMD dan entitas lainnya.

“Bank DKI meyakini inovasi menjadi kunci untuk tetap bertahan dan adaptif di era disruptif teknologi yang begitu cepat. Kami pun senantiasa berupaya adaptif terhadap kebutuhan nasabah yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi, khususnya dalam agenda mendukung visi Jakarta sebagai Kota Global,” tutup Arie. (Rls)

Continue Reading

Bisnis

Investasi Cerdas di Musim Panas: AC Smart Neuva Pro, Hemat dengan Garansi 10 Tahun

Published

on

Bisniscorner.com – Dengan masuknya musim panas, masyarakat Indonesia mulai bersiap-siap untuk menghadapi suhu yang meningkat. Penggunaan AC (air conditioner) menjadi pilihan utama untuk memastikan kenyamanan di dalam ruangan  di tengah cuaca yang panas.

Namun dalam kehidupan sehari-hari sering kali orang beranggapan bahwa penggunaan AC di musim panas tidak efisien karena dapat menyebabkan peningkatan tagihan listrik. Disinilah AC pintar dari POLYTRON membuktikan penghematannya.

Ditemui di Jakarta, Albert Fleming selaku General Manager Home Appliances dari POLYTRON mengemukakan,  bahwa AC Smart Neuva Pro dari POLYTRON memiliki kemampuan untuk mengatur suhu secara otomatis berdasarkan kondisi cuaca dan kebiasaan pengguna, AC pintar Smart Neuva Pro dapat menghemat energi tanpa mengurangi kenyamanan. Teknologi penghematan ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol AC melalui smartphone, memberikan fleksibilitas dalam pengaturan suhu dan waktu operasi.

Sesuai dengan namanya AC Smart Neuva Pro merupakan perangkat AC yang terhubung dengan IoT yang dapat mengecek atau memantau konsumsi penggunaan listrik secara realtime melalui aplikasi Smart Home yang bisa di unduh di Google Playstore. Pengaturan melalui smartphone juga dapat Anda aplikasikan untuk mengontrol ON/OFF, tingkat suhu atau kontrol pendinginan, dan Leakage Detector (untuk mengontrol jika AC mengalami kerusakan atau kebocoran).

“Bagi pengguna yang sering mengalami lupa mematikan AC saat keluar rumah, hal ini bukan masalah. Dengan menggunakan aplikasi Smart Home maka pengguna dapat melakukan OFF atau pun ON dari jarak jauh, fitur  ini sangat berguna untuk membantu mencegah pemborosan energi. Dengan demikian AC Smart Neuva Pro sangat cocok bagi masyarakat Indonesia yang mengandalkan AC untuk kenyamanan tanpa melalaikan penghematan energy,” kata Albert menambahkan.

AC Smart Neuva Pro dari POLYTRON dapat disinkronkan suhu dinginnya melalui fitur i-feel Technology yaitu teknologi pendinginan terarah ke pusat remote atau sensor berada sehingga tepat sasaran untuk mencapai udara sejuk yang diharapkan. Fitur i-feel Technology memastikan bahwa operasional penggunaan dan konsumsi energi lebih efisien dan efektif karena pendinginan langsung ke pusatnya.

Smart Neuva Pro juga menawarkan fitur-fitur canggih lainnya yang sesuai dengan masyarakat Indonesia, yaitu 40% Faster Cooling System yang ada di dalamnya memastikan pendingin lebih cepat 40%, yaitu dalam waktu hanya 7 menit pendinginan optimal dapat dirasakan tanpa harus menunggu lama.

AC Smart Neuva Pro, dilengkapi komponen HEPA Filter yang dapat mengontrol kualitas udara hingga selalu bersih dari berbagai partikel debu, bakteri dan kuman yang ada di udara. Apalagi di kota-kota besar, komponen ini sangat diperlukan guna memberikan kualitas udara yang bersih untuk seluruh keluarga agar tercipta kenyamanan dan kesehatan.

AC Smart Neuva Pro diproduksi dengan empat ukuran, PAC 05VZS (0,5PK), PAC 09VZS (1PK), PAC 12VZS (1,5PK) dan PAC 18VZS (2PK). Dengan komponen yang tangguh Anti Corrosion Evaporator dan Condensor, serta Gold Fin yang anti karat, sehingga AC Smart Neuva Pro akan lebih awet dan tahan lama jika dibandingkan dengan AC konvensional.

Tanpa mengabaikan pelayanan, POLYTRON mempersembahkan masa garansi 10 tahun kompresor + 3 tahun spareparts untuk garansinya, maka POLYTRON menjamin bahwa setiap pelanggan akan mendapatkan perlindungan maksimal dan ketenangan pikiran dalam penggunaan produk AC Smart Neuva #QualityThatMatters. Garansi panjang ini memastikan bahwa jika terjadi masalah maka pelanggan dapat memperoleh pelayanan perbaikan. Khusus untuk kota-kota besar tertentu, POLYTRON juga melayani perbaikan dan keluhan AC dengan sigap 1 x 24 jam demi memberikan kepuasan dan pelayanan prima untuk pelanggan setia.

Dapatkan AC Smart Neuva Pro ukuran 0,5PK seharga Rp2 jutaan (belum termasuk ongkos pasang). (Rls)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News15 jam ago

The Botanica Sanctuary Mempersembahkan Itameshi 2.0: Semarak Kuliner dalam Kolaborasi dengan Chef Matteo Meacci

Bisniscorner.com – The Botanica Sanctuary dengan bangga mengumumkan acara kuliner yang sangat dinanti-nantikan, Itameshi 2.0, dalam kolaborasi dengan Chef terkemuka...

Breaking News1 hari ago

Kementerian PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulawesi Tengah

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan rekonstruksi dan peningkatan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala (Palu,...

Breaking News2 hari ago

Dukung Budidaya Perikanan Terpadu, Regal Springs Indonesia dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Jalin Kerjasama

Bisniscorner.com –  Untuk mendukung pengembangan budidaya perikanan terpadu, Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu...

Breaking News2 hari ago

Alumni SMAN 16 Jakarta Merayakan Momen Kocak Saat Reuni Perak

Bisniscorner.com – Banyak yang bilang, waktu SMA adalah masa-masa indah tidak terlupakan. Masa linglung remaja yang bikin bingung, masa jatuh...

Breaking News2 hari ago

Pertemuan Bilateral dengan Uzbekistan, Menteri Basuki Sampaikan Peluang Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air

Bisniscorner.com – Dalam kunjungan kerjanya ke Tajikistan dan Uzbekistan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan...

Breaking News3 hari ago

Plenary Session 3rd High-Level International Conference di Tajikistan, Menteri Basuki Ajak Kolaborasi Transformatif untuk Ketahanan Air Global

Bisniscorner.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono  didampingi Duta Besar RI untuk Republik Tajikistan dan Kazakhstan...

Trending