Bisnis
Puncak Waringin Sebagai Pusat Cindramata di KSPN Labuan Bajo
Bisniscorner.com – Labuan Bajo, terus berbenah. Sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia, Labuan Bajo akan berubah wajahnya di masa mendatang karena saat ini tengah dilakukan pembangunan berbagai infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini merupakan upaya Pemerintah mendorong Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium yang menarik minat turis domestik dan mancanegara.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.
Salah satu kawasan yang ditata yaitu Puncak Waringin yang merupakan sentra souvenir dapat menjadi pusat kegiatan perbelanjaan berbagai produk khas dan tradisional di Labuan Bajo. Dengan keberadaan sentra souvenir tersebut, masyarakat dapat menjual barang-barang dan kerajinan setempat, seperti kain tenun, kopi, tas, boneka, sepatu, dan perhiasan.
Menteri Basuki menekankan bahwa, penataan Kawasan pusat cindramata Puncak Waringin membutuhkan ketelitian tinggi dengan mengedepankan kualitas artistik dan unsur seni.
“Puncak Waringin memang belum selesai seluruhnya. Saya lihat memang masih ada beberapa yang perlu refining. Kita memang harus membina para kontraktor kecil, agar kualitas hasilnya baik sesuai harapan, karena Labuan Bajo akan dijadikan destinasi premium, jadi hasilnya harus artistik betul. Mudah-mudahan bisa diperbaiki pada tahap II,” kata Menteri Basuki.
Pada tahun 2020, Kementerian PUPR melanjutkan penataan Puncak Waringin tahap II dengan lingkup kegiatan berupa pembangunan pusat sovenir, bangunan area tenun dilengkapi dengan toilet dan mushola, bangunan pos jaga dan ruang ganset, taman dan amphiteater, area parkir serta jalan setapak. Pembangunan tahap II saat ini progresnya telah mencapai 20,01 % dengan nilai kontrak sebesar Rp 18,2 Miliar, yang akan selesai di akhir Desember 2020.
Sebelumnya pada 1 Agustus – 28 Desember 2019, Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan Puncak Waringin tahap I dengan komponen kegiatan terdiri dari Gedung Utama yang berfungsi sebagai lounge dan pusat cinderamata serta viewing deck dengan biaya sebesar Rp 9,3 miliar.
Menurut data kontur, Puncak Waringin Labuan Bajo NTT terletak di ketinggian 45 meter sampai 54 meter di atas pernukaan laut. Titik ini termasuk merupakan lokasi dengan pemandangan terbaik di Labuan Bajo. (Rls)
Bisnis
Usung Konsep Kopi Bakar dan Ruang Kebersamaan, Laluasa Coffee & Eatery Buka di Babelan
Bisniscorner.com — Transformasi dari Kedai Mami menjadi Laluasa Coffee & Eatery resmi diperkenalkan publik dan digelar di Jl Marakash Square, Bahagia, Kec. Babelan, Kab. Bekasi, Jawa Barat 17610.
Mengusung konsep kopi bakar tradisional dengan sentuhan modern, Laluasa hadir sebagai ruang nongkrong yang tidak hanya menawarkan cita rasa, tetapi juga pengalaman kebersamaan.
Chef Firdaus selaku pengembang konsep menjelaskan bahwa rebranding ini dilakukan untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat identitas brand.“Kami ingin membawa cerita rasa tradisional, khususnya kopi bakar, ke lebih banyak orang. Ini bukan sekadar ganti nama, tapi membangun konsep yang lebih luas dan modern,” ujarnya.
Angkat Kopi Bakar Manggar
Laluasa mengusung kopi bakar khas Manggar, Bangka Belitung, dengan komposisi 70% robusta dan 30% arabika dari Sumatra dan Bali (Kintamani). Proses pembakaran kopi menghadirkan aroma khas yang menjadi daya tarik utama.
Harga yang ditawarkan pun ramah di kantong, mulai Rp8.000 hingga Rp12.000 untuk kopi bakar, menjadikannya terjangkau bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda.
Selain kopi, tersedia camilan tradisional seperti singkong oncom, pancong, dan ketan susu, serta menu fusion seperti Nasi Goreng Utali tinta cumi dengan sentuhan oregano dan rosemary.
Harapan Owner: Ruang Cerita dan Keberkahan
Dalam sambutannya, Mamah Fahri selaku owner menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas lahirnya brand baru ini.
“Bismillahirrahmanirrahim. Terima kasih atas kunjungan rekan-rekan media dan seluruh pihak yang telah hadir. Semoga kedatangan Anda semua membawa rahmat bagi tempat ini,” ujarnya.
Ia berharap Languasa dapat menjadi ruang berkumpul yang menghadirkan cerita dan momen kebersamaan.
“Harapan saya, tempat ini bisa menjadi ruang berkumpul untuk berbagai cerita dan menciptakan momen kebersamaan, karena itu yang paling utama. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dan membawa keberkahan bagi kita semua. Itulah harapan dari perubahan dan grand opening brand ini,” tuturnya.
Fasilitas Lengkap dan Siap Ekspansi
Dengan kapasitas 40–50 kursi, Laluasa dilengkapi WiFi cepat, banyak colokan, area karaoke dengan TV 42 inci bracket 360°, mushola, toilet bersih, serta area nobar. Tempat ini juga terbuka untuk acara ulang tahun, gathering komunitas, hingga meeting kecil.
Ke depan, manajemen membuka peluang ekspansi cabang di wilayah sekitar Bekasi dan sekitarnya.
Hadir dengan semangat rebranding dan doa keberkahan, Laluasa Coffee & Eatery siap menjadi destinasi baru bagi warga Babelan dan sekitarnya untuk menikmati kopi bakar dalam suasana hangat dan bersahabat. (Rls)
Bisnis
‘Indomie Nyemek on The Block’: Nyemek ala Warmindo yang jadi Makin Hype!
Bisniscorner.com – Sebagai brand Mi Instan yang telah hadir lebih dari 50 tahun di Indonesia, Indomie meneruskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi segar yang berakar dari budaya kuliner masyarakat. Salah satu inovasi terbaru dihadirkan melalui lini Indomie Hype Abis Mi Nyemek, yang mengangkat kreativitas kuliner mi nyemek ala Warmindo (Warung Makan Indomie) dan memberikan twist kekinian yang modern, relevan, dan praktis, untuk pengalaman kuliner next-level yang fun & hype.
Sebagai perayaan atas sensasi tren kuliner mi nyemek ini, Indomie menghadirkan ‘Indomie Nyemek on The Block’, sebuah ruang kolaboratif yang memadukan kreativitas, semangat inovasi, dan eksplorasi rasa. Selama 3 hari (13-15 Februari 2026), ‘Indomie Nyemek on The Block’ digelar di Lobi Piazza, Mall Gandaria City, Jakarta dan akan menjadi titik temu antara brand, komunitas, legenda lokal Warmindo, dan generasi muda, yang dikemas menjadi pengalaman kuliner, hiburan, dan interaksi digital dalam satu kesatuan yang seru. ‘Indomie Nyemek on The Block’ juga menghadirkan dua tokoh inspiratif Warmindo legendaris, yakni Bang Agem, pionir Mi Nyemek ala Banglahdes’e dari Warmindo Agem Senyum Ketawa, Medan yang viral, serta Ibu Siti Artani, pencipta resep Mie Nyemek dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti, Yogyakarta.
Cherie Anisa Nuraini, Senior Brand Manager Indomie, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Mengatakan, “Indomie percaya bahwa kreativitas kuliner masyarakat merupakan fondasi strategis yang mampu menyatukan dan menginspirasi lahirnya kolaborasi yang lebih besar. Lewat acara ‘Indomie Nyemek on The Block’, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama merayakan semangat inovasi dalam kolaborasi, sekaligus mengangkat kreasi mi nyemek khas Warmindo menjadi sensasi nasional.”
‘Indomie Nyemek on The Block’ akan menyajikan beragam kegiatan seru dan interaktif, mulai dari Legendary Nyemek Experience: pengalaman dimasakin oleh legenda Warmindo: Bang Agem dari Warkop Agem Senyum Ketawa Medan & Bu Siti dari Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti Jogja, Waktu Indomie Berdendang (WIB) bersama Nyanyi Bareng Jakarta dan Juicy Luicy, photo spots, arcade games, digital challenge, hingga kreasi merchandise yang kekinian yang bisa dikreasiin ‘ala kamu’.
Dari Resep Warmindo Legendaris ke Sensasi Kuliner Kekinian
Melengkapi beragam varian Indomie favorit masyarakat, lini Indomie Hype Abis diciptakan untuk mengeksplorasi tren kuliner dan melahirkan inovasi segar, untuk pengalaman kuliner yang lebih berani, unik dan seru. Pada pertengahan 2025, Indomie Hype Abis berkolaborasi dengan Warmindo Agem Senyum Ketawa Medan, pionir menu Mi Banglahdes’e yang sempat viral, untuk menghadirkan Indomie Hype Abis Mi Nyemek ala Banglahdes’e. Kolaborasi ini kemudian berlanjut di akhir tahun bersama Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti, Yogyakarta., yang menjadi inspirasi lahirnya Indomie Hype Abis Mi Nyemek ala Jogja.
Bang Agem, Warmindo Agem Senyum Ketawa Medan, berbagi cerita. “Kreativitas bisa lahir dari dapur mana pun, termasuk dari Warmindo. Saya nggak nyangka, sensasi mi nyemek ala Banglahdes’e yang dulu cuma ada di Warmindo, sekarang bisa jadi sensasi kuliner yang dinikmati banyak orang. Itu rasanya bangga banget. Semoga terus ada inovasi dari kolaborasi baru yang lebih seru lagi, dan pastinya bisa ikut membantu para UMKM kuliner seperti saya bisa naik kelas.”
Senada dengan Bang Agem, Ibu Siti, Warmindo Bu Siti, Yogyakarta juga ikut berbagi inspirasi. “Buat saya, mi nyemek itu sederhana tapi punya rasa yang ngangenin, hangat, gurih, dan bikin nyaman. Senang sekali ketika kreasi dari Warmindo saya bisa diangkat jadi sesuatu yang lebih luas, tanpa kehilangan ciri khasnya. Semoga makin banyak orang bisa merasakan nyemek ala Jogja dengan cara yang lebih praktis, sekaligus menginspirasi lebih banyak pelaku kuliner untuk percaya diri dengan kreasi mereka.”
Melalui inovasi Indomie Hype Abis Mi Nyemek, Indomie terus memposisikan diri sebagai trendsetter yang terus relevan di industri kuliner nasional. Tekstur nyemek khas Warmindo dengan kuah kental dan rasa nendang kini hadir dalam format instan yang praktis. “Ini bukan goreng, bukan kuah, ini mi nyemek baru dengan sedikit kuah! Cukup tambahkan 12 sendok makan air rebusan dan semua orang bisa menikmati sensasi mi nyemek yang khas”, jelas Cherie.
Inspirasi kuliner lokal, inovasi untuk tumbuh bersama
Lewat semangat kolaborasi untuk bertumbuh bersama, Indomie mengangkat dua resep kreasi Warmindo sebagai inspirasi inovasi Indomie Hype Abis Mi Nyemek, sekaligus turut mendorong pemberdayaan pelaku kuliner lokal.
“Bagi Indomie, inspirasi kuliner lokal selalu menjadi bagian penting dari perjalanan inovasi kami. Lebih dari sekadar inovasi rasa, dua varian Indomie Hype Abis Mi Nyemek juga menjadi wujud apresiasi terhadap kultur Warmindo dan bentuk nyata komitmen Indomie dalam mendukung Warmindo sebagai UMKM yang hidup dan berkembang bersama masyarakat”, tutup Cherie.
Acara ‘Indomie Nyemek on The Block’ terbuka untuk umum dan gratis. (Rls)
Bisnis
Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi Musim Kompetisi Bola Basket 2026
Bisniscorner.com – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus memperluas literasi keuangan pada ekosistem olahraga basket khususnya para generasi muda, Bank Jakarta menjalin sinergi dengan Tim Bola Basket Pelita Jaya Jakarta untuk berlaga pada musim kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026, yang secara simbolis diumumkan di Jakarta (12/02).
Pengumuman kolaborasi Bank Jakarta dengan Pelita Jaya dihadiri oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Dicky Budi Ramadhan, Commissioner Pelita Jaya, Aninditha Anestya Bakrie, President Pelita Jaya, Andiko Ardi Purnomo dan Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai.
Staf khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pemuda dan Olahraga, Dicky Budi Ramadhan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk konkret dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga di Jakarta.
“Kolaborasi ini adalah wujud nyata bahwa Bank Jakarta harus hadir di setiap elemen pembangunan kota, termasuk olahraga. Gubernur DKI Jakarta memiliki perhatian besar terhadap sektor olahraga karena olahraga mampu menyatukan warga, membangun semangat kebersamaan, serta memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang maju dan kompetitif,” ujar Dicky.
Senada dengan itu Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan Bank Jakarta kepada Pelita Jaya Jakarta merupakan kelanjutan dan perluasan komitmen perseroan dalam mendukung olahraga sebagai bagian dari ekosistem kota, setelah sebelumnya menjalin kolaborasi dengan Persija Jakarta.
“Bank Jakarta ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat pendukung olahraga massal, yang memiliki semangat, loyalitas, dan kebanggaan tinggi terhadap klub kebanggaannya. Melalui dukungan ini, kami mempertegas peran Bank Jakarta sebagai mitra strategis yang berkontribusi terhadap pengembangan olahraga, pembinaan generasi muda, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan komunitas basket, sekaligus memperluas jangkauan brand engagement kepada komunitas basket dan masyarakat urban yang dinamis,” jelas Ateng.
“Kami menyambut baik sinergi bersama Bank Jakarta, yang sebelumnya juga telah menjalin kolaborasi dengan klub kebanggaan Jakarta seperti Persija. Beruntung Jakarta memiliki Gubernur yang memberikan perhatian besar terhadap olahraga, sehingga momentum kolaborasi ini menjadi sangat tepat. Kami menyampaikan terima kasih atas komitmen dan partisipasi Bank Jakarta bersama Pelita Jaya. Kami optimistis kerja sama ini akan semakin memperkuat prestasi tim dan kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkap Andiko.
Adapun ruang lingkup sinergi dalam bentuk sponsorship, meliputi eksposur merek Bank Jakarta pada berbagai atribut resmi tim dan materi promosi, aktivasi branding pada pertandingan kandang Pelita Jaya sepanjang musim kompetisi, kolaborasi konten digital, serta pelaksanaan program engagement bersama komunitas. Selain itu, dukungan sponsorship ini juga membuka peluang kolaborasi dalam penguatan ekosistem bisnis klub, termasuk penyediaan layanan perbankan untuk mendukung operasional tim serta pengembangan program pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan bahwa kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi komunikasi dan penguatan citra perusahaan di tengah transformasi dan pengembangan merek Bank Jakarta.
“Melalui sinergi ini, Bank Jakarta tidak hanya menghadirkan eksposur merek, tetapi juga membangun interaksi yang lebih inklusif dan relevan dengan komunitas olahraga. Momentum kompetisi IBL 2026 menjadi platform yang tepat untuk memperkenalkan berbagai inovasi layanan dan program Bank Jakarta kepada segmen generasi muda yang aktif, dinamis, serta adaptif terhadap perkembangan digital,” ujar Arie.
Melalui kolaborasi ini, Bank Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang mendorong prestasi, kebanggaan, dan pertumbuhan Kota Jakarta, termasuk di sektor olahraga Sinergi antara Bank Jakarta dan Pelita Jaya diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi kedua perusahaan, memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekosistem olahraga basket nasional, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang aktif dan kompetitif. (Rls)
-
Hotel5 tahun agoHOTEL SANTIKA TERASKOTA BSD CITY
-
Gaya Hidup6 tahun agoLebih Dekat Mengenal Brand Clothing Line Erigo dan Thanksinsomnia
-
Bisnis5 tahun agoAplikasi “Jiwa+” Cara Gampang Pesan Kopi Janji Jiwa & Jiwa Toast
-
Hotel5 tahun agoPaket Intimate Wedding di Hotel Santika BSD City Dibandrol Rp 9.999.000
-
Hotel5 tahun agoHotel Santika BSD Teraskota Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp 17 Jutaan
-
Breaking News5 tahun agoPebisnis Asal Tangsel Ikut Cerdaskan Anak Bangsa
-
Bisnis6 tahun agoBakmi Siantar LINA di Gading Serpong Sajikan Aneka Menu Mie
-
Breaking News5 tahun agoPolda Banten Gelar Pengukuhan dan Pelantikan Siswa Diktuk Bintara Polri TA.2020/2021
