Connect with us

Profil

Hilmi, Anak Seorang Petani yang Kini Jadi Polisi

Published

on

Bisniscorner.com  – Tanggal 28 Juni 2021 menjadi hari yang bersejarah bagi siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Banten Angkatan XIII yang baru saja dilantik menjadi anggota Polri.

Khususnya bagi mereka yang berhasil menjadi anggota Polri tanpa bantuan siapapun. Perjuangan yang dirasakan sejak menjadi bintara hingga akhirnya resmi menyandang status sebagai anggota Polri terasa manis, karena mereka meraihnya tanpa kecurangan.

Seperti yang diungkapkan oleh Hilmi, lulusan Bintara Polri Angkatan XIII Pendekar Tangguh Kaki Langit SPN Polda Banten yang mendapatkan penghargaan predikat Teringginas.

“Saya bangga, terharu dari yang dulu berawal dari sipil sekarang sudah menjadi anggota Polisi yang memang sudah cita-cita saya sejak kecil,” katanya usai pelantikan, Senin (28/06/2021).

Untuk diketahui, sebelum mendaftar menjadi Bintara Polri, anak seorang perani ini merupakan seorang atlit cabang olahraga atletik (lari). Ia pernah mendapatkan prestasi juara 1 tingkat provinsi Banten dan juara 4 tingkat nasional.

Hilmi yang ahir pada 7 Agustus 2002 dan lulus SMA tahun 2020 ini langsung mendaftar Bintara Polri dan bersyukur ia langsung lolos seleksi hingga kini sudah dilantik menjadi Bripda.”Dari perjalanan saya mendaftar menjadi anggota Polri semuanya gratis, sama sekali tanpa ada biaya,” kata dia.

Hilmi merupakan anak ke tiga dari lima bersaudara. Kehidupannya sehari-harinya cukup sederhana. Karena orang tuanya hanyalah petani.”Saya mau membahagiakan, membanggakan orang tua saya. Kalau ada rezeki saya mau membawa orang tua saya ke tanah suci,” tuturnya.

Saina ibu Hilmi mengatakan sangat bangga karena anaknya dapat mencapai cita-citanya.”Ibu seneng banget, bangga, bunga karena melihat anak sukses, Hilmi bisa jadi Polisi. Cita-citanya dari kecil. Ibu juga makasih anak ibu udah dididik disini (SPN Polda Banten-red),” tandasnya. (Rls)

Profil

Chef Eko : Berpengalaman Lebih dari 30 Tahun di Industri Perhotelan

Published

on

Bisniscorner.com – Hotel Golden Tulip yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang memiliki juru masak (Chef) yang handal dalam memasak menu barat (western).

Chef Eko sapaan akrab Chef yang sudah malang melintang terjun sebagai juru masak.

Pria kelahiran Jepara, 53 tahun silam ini telah terjun ke dunia juru masak sejak tahun 1990 hingga saat ini. Terinspirasi dari keluarga yang menekuni bidang juru masak membuat Chef Eko mulai meniti karirnya di industri perhotelan diawali dari international chain hotel.

“Saya terinspirasi oleh orang tua saya yang menekuni bidang juru masak di di industri perhotelan,” terangnya saat ditemui belum lama ini.

Chef Eko yang saat ini telah bergabung di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang setelah sebelumnya sempat bekerja dari hotel satu ke hotel lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Keahlian memasak menu barat (western) ini ia dapatkan dari berbagai pengalamannya selama hampir 30 tahun di dunia perhotelan.

Menu favorit saya adalah menu pasta, baik itu Fusili, Ravioli, dan juga spaghetti, tutur pria yang memiliki 2 putra ini.

“Dalam membuat pasta saya meracik semua bahan bahannya sendiri mulai dari nol, sehingga dapat memiliki rasa yang autentik dan selaras dengan selera lidah orang indonesia,” tukasnya.

Dia menyebutkan, pada 2011, Chef Eko juga pernah tergabung dalam tim support untuk membuat masakan di Istana Brunei Darussalam.

“Pengalaman yang saya dapat selama 30 tahun di dunia perhotelan membuat saya percaya diri untuk makin mengembangkan keahlian saya di dunia kulinari, harapan saya dapat memberi inspirasi dan berbagi ilmu untuk rekan rekan juru masak muda yang sedang meniti karir di dunia perhotelan,” imbuhnya. (Rls)

Continue Reading

Profil

Airin Rachmi Diany Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum dengan Predikat Cumlaude

Published

on

Bisniscorner.com – Airin Rachmi Diany berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Sistem Hukum Pertanahan Indonesia Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Dikaitkan dengan Kepastian Hukum,” dengan predikat Cumlaude.

Sidang Promosi Doktor Ilmu Hukum berlangsung pada hari Jumat, 27 Januari 2023 di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung.

Sidang berjalan dengan baik, dalam pelaksanaannya, oponen ahli, Prof. Yasonna H Laolly memberikan pertanyaan kepada Airin tentang paradigma penelitiannya.

“Coba buka di halaman 11 anda menyampaikan membangun kerangka teoritik terkait dengan memerlukan pemanfaatan teknologi informasi dan mempertahankan pelayanan kepada masyarakat. Saya ingin menyampaikan model sistem Hukum pertanahan menggunakan teknologi informasi ini mempengaruhi kepuasan masyarakat. Apakah aspek keluasan kerangka pemikiran ini saling menguatkan atau tidak,” katanya.

Airin dengan lugas menjawab pertanyaan itu, dan sangat meyakinkan.

“Kita bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk sistem Pertanahan di Indonesia. Meskipun seringkali terjadi teknologi lebih dulu maju daripada aturan hukum. Alat bukti yang otentik dan digital membantu membuat pelayanan lebih cepat dan mewujudkan efisiensi, kemudahan akses dan kesederhanaan. Pada intinya kita berharap bagaimana sebuah regulasi bisa membuat pelayanan lebih cepat.” ungkapnya.

Dalam kesimpulan penelitiannya Airin menyampaikan, terlalu banyaknya aturan membuat fenomena obesitas regulasi yang menyebabkan hambatan pelayanan publik.

“Setelah melakukan analisa terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem hukum pertanahan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat beberapa aspek yang masih belum menunjukkan adanya kepastian hukum, masih adanya peraturan perundang-undangan yang saling bertentangan, belum harmoni dan sinkronnya peraturan perundang-undangan yang mengakibatkan adanya fenomena obesitas regulasi,” terangnya.

Lanjut Airin, untuk persoalan tersebut dibutuhkan sinkronisasi Undang- undang terkait dengan teknologi informasi.

“Perlu adanya sinkronisasi terhadap ketentuan-ketentuan yang diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem hukum Pertanahan Indonesia. Sinkronisasi tersebut terkait dengan kesesuaian pengaturan terhadap keharusan atau pilihan digunakannya sistem elektronik dalam pelayanan di bidang pertanahan,” jelasnya.

Menurut Prof I Gede Astawa Penelitian yang dilaksanakan Airin dinilai memiliki kebaruan dan memberikan manfaat untuk sistem Pertanahan di Indonesia.

“Novelty kebaruan dari penelitian ini adalah soal legal policy digitalisasi administrasi Pertanahan. Pada esensinya bicara tentang digitalisasi Pertanahan. Yaitu bagaimana sistem pertanahan konvensional ke transformasi digital. Dimaksudkan untuk pelayanan publik secara cepat,” jelasnya.

Turut hadir sebagai promotor Prof. Dr. Ahmad Ramli, Prof. Dr. Djuhaendah Hasan, dan Prof. Huala Adolf. (Red)

Continue Reading

Profil

Raih Gelar Doktor di Unpad, Brigjen Pol Hilman dapat Predikat Cumlaude

Published

on

Bisniscorner.com – Brigjen Pol Hilman, S.Ik, S.H., M.H anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Merupakan sebuah prestasi dan membanggakan bagi Polri, Brigjen Pol Hilman dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude dalam Sidang Promosi Terbuka Doktor Ilmu Hukum di Gedung Komar Kantaatmadja Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung, Jumat, 18 November 2022.

Brigjen Pol Hilman merupakan perwira tinggi Polri yang kini bertugas sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Banten. Dalam sidang yang berlangsung sekitar dua jam, Brigjen Pol Hilman menyajikan disertasi berjudul “Bentuk Penanganan Terhadap Pelanggaran Tata Ruang Berdasarkan Asas Tata Kelola Pemerintah yang Baik (Good Governance) guna Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development).

Dalam paparannya, Brigjen Pol Hilman mengungkapkan temuan hasil penelitiannya terkait penanganan terhadap pelanggaran tata ruang. Temuan pertama adalah konsep bagaimana merekonstruksi pelanggaran tata ruang secara regulasi dan kebijakan pemerintah. Hilman mengatakan, penanganan terhadap pelanggaran tata ruang perlu menitikberatkan peran serta masyarakat atau model bottom up.

“Pemulihan fungsi ruang, banyak pelanggaran tata ruang sudah berdampak pada lingkungan, ekonomi dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Pengembalian fungsi ruang menjadi titik temuan dalam hasil penelitian saya. Sehingga kerusakan terhadap efek pelanggaran tata ruang bisa diperbaiki untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.

Kemudian berdasarkan temuan kedua penelitiannya, Hilman merekomendasikan model penanganan terhadap pelanggaran tata ruang dengan mengedepankan penanganan restorative. “Pengembalian fungsi ruang yang utama,” terang Hilman yang merupakan alumnus S1 dan S2 Ilmu Hukum Universitas Lampung itu.

Sidang Promosi Doktor Brigjen Pol Hilman dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukim Unpad, Dr. Idris, S.H., M.A selaku Ketua Sidang, dengan Ketua Promotor Prof. Dr. I Gde Pantja Astawa dan menghadirkan Oponen Ahli di antaranya Prof. Dr. Lili Rasjid dan Prof. Dr. Mien Rukmini. Keduanya merupakan Guru Besar Fakultas Hukum yang dilibatkan sebaga tim penguji.

“Terima kasih saya masih diikutsertakan pada sidang Promosi Doktor dari generasi muda Polri ini. Berarti dengan Saudara Hilman, ada tiga dari Polri yang saya masih diikutsertakan (sebagai penguji),” kata Prof. Dr. Lili Rasjidi memberikan pujian kepada Brigjen Pol Hilman.

Sementara itu, Prof. Dr. I Gde Pantja Astawa selaku Ketua Promotor mengatakan, diraihnya gelar Doktor oleh Brigjen Pol Hilman adalah hadiah untuk Polri dan momentum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat di tengah menurunnya citra kepolisian.

“Saya selalu mendukung Polri, dan ini membanggakan untuk Polri,” kata I Gde Pantja Astawa. Diharapkan, hasil penelitian terkait penanganan pelanggaran tata ruang yang dilakukan Brigjen Pol Hilman dapat memberikan kontribusi positif pada negara dan masyarakat.

Diketahui, Brigjen Pol Hilman merupakan perwira tinggi Polri yang ditugaskan pada Badan Intelijen Negara (BIN). Ia diberi amanah sebagai Kepala BIN Daerah Banten sejak Februari 2022. Hilman yang merupakan lulusan Akpol 1992 pernah menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kaltim. (Rls)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News23 jam ago

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Budong- Budong, Bendungan Pertama di Sulawesi Barat

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengerjakan pembangunan Bendungan Budong-Budong di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi...

Breaking News4 hari ago

Presiden Jokowi Resmikan 27 Ruas Inpres Jalan Daerah di Sulawesi Selatan Senilai Rp669 Miliar

Bisniscorner.com – Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir,...

Breaking News5 hari ago

Ketua Umum JMSI Terima Press Card Number One

Bisniscorner.com –  Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa menjadi salah seorang penerima Press card Number One (PCNO)...

Breaking News5 hari ago

Perkuat Ekonomi Lokal, Kementerian PUPR Selesaikan Renovasi Pasar Sibolga Nauli, Sumut

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan renovasi Pasar Sibolga Nauli menjadi sarana perdagangan rakyat yang...

Breaking News6 hari ago

Pesan HUT ke-34 Perum Jasa Tirta I, Menteri Basuki: Kembangkan Smart Water Management

Bisniscorner.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri Workshop Hari Ulang Tahun Ke-34 Perum Jasa Tirta...

Breaking News1 minggu ago

Menteri Basuki Resmikan Gedung Auditorium dan Gedung Entrepreneurship Terpadu Universitas Brawijaya

Bisniscorner.com – Mengisi weekend di Kota Malang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Gedung Auditorium Brawijaya...

Trending