CSR
Unilever Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia Renovasi 90 Surau di Berbagai Wilayah Indonesia
Bisniscorner.com – PT Unilever Indonesia, Tbk. menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk program Renovasi 90 Surau atau Musala di berbagai wilayah Tanah Air. Penandatanganan MoU dilakukan jelang hari jadi Unilever Indonesia yang ke-90, sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang bertumbuh bersama Indonesia. Kerja sama ini memperkuat kemitraan Unilever Indonesia dengan DMI yang telah terjalin sejak 2017, dilandasi atas persamaan tujuan untuk memajukan kualitas hidup komunitas Muslim dengan memfasilitasi tempat ibadah dan belajar agama yang lebih bersih dan nyaman. Keseluruhan kegiatan akan dijalankan secara bertahap hingga tahun depan.
Selama ratusan tahun lamanya, Surau atau Musala memiliki peran sentral bagi kehidupan masyarakat untuk saling mentransfer nilai-nilai agama, sosial dan budaya. Dari lingkungan Surau bahkan telah terlahir sederetan tokoh dan cendekiawan Muslim ternama. Maka perlu dipastikan bahwa Surau di Indonesia tetap dalam kondisi terawat dan terpelihara.
Atas kerja sama ini, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Ketua Umum DMI menyatakan, “Pertama saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Unilever yang selalu bekerja sama dan memberikan kontribusi dalam upaya kita semua menjaga kebersihan masjid. Kerja sama ini sudah berlangsung lebih dari 6 tahun dan tentu kita sangat hargai. Di Indonesia setiap tahun masjid bertambah terus dan makin besar, makin banyak masjid dan Musala, sudah lebih dari 800 ribu mendekati 1 juta termasuk Musala yang kecil-kecil dan Surau.”
“Surau itu artinya tempat ibadah yang lebih kecil, sama seperti Musala atau istilah lainnya. Banyak Surau yang dibangun oleh masyarakat dalam kondisi yang perlu banyak peningkatan dan perbaikan. Oleh karena itu, kerja sama ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat lainnya untuk selalu memperbaiki tempat ibadah,” lanjutnya.
Ira Noviarti, Presiden Direktur Unilever Indonesia ditemui pada saat sesi penandatananan menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin begitu erat dengan DMI selama ini. Insya Allah melalui program yang kami resmikan hari ini, masyarakat dapat terus berkumpul, beraktivitas dan beribadah dengan aman dan nyaman di Surau yang mereka cintai dan banggakan.”
Ira menuturkan, “Alhamdulillah, momen penandatanganan MoU ini menjadi bentuk syukur yang begitu istimewa bagi kami karena bertepatan dengan hari jadi Unilever Indonesia yang ke-90. Perjalanan panjang ini menjadi landasan tekad yang lebih kuat bagi kami untuk terus menerapkan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan agar kehadiran Unilever Indonesia terus dapat berkembang seraya memberikan manfaat positif bagi masyarakat.”
Program Renovasi 90 Surau bersama DMI ini didukung oleh lima brand Unilever Indonesia yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat, yaitu Pepsodent, Lifebuoy, Royco, Sunsilk, dan Sunlight. Tidak hanya membantu proses renovasi, dengan kebersihan Surau yang selalu terjaga, diharapkan masyarakat akan lebih nyaman beribadah dan menimba ilmu agama, serta bisa menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang dicontohkan di Surau.
Unilever Indonesia dan DMI telah memulai kerja sama sejak 2017 melalui program Gerakan Masjid Bersih. Dengan tujuan mendorong terciptanya masjid-masjid yang bersih dan nyaman bagi umat Muslim di seluruh Indonesia – khususnya di bulan Ramadhan – hingga kini, didukung oleh lebih dari 150.000 relawan, sebanyak 175.000 masjid di berbagai wilayah Indonesia telah menerima manfaat positif dari program ini.
Unilever Indonesia saat ini memiliki hampir 5.000 karyawan, bermitra dengan lebih dari 600 distributor dan 500.000 warung, serta 3.500.000 toko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Unilever memiliki 43 brand yang semuanya telah mendapatkan sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. 9 Pabrik yang berlokasi di Cikarang dan Rungkut juga telah menerapkan Sistem Jaminan Halal.
“Saya atas nama Unilever Indonesia mengucapkan rasa terima kasih sedalam-dalamnya pada karyawan, pemangku kepentingan, mitra, pelanggan, komunitas, dan konsumen setia Unilever Indonesia atas dukungan yang terus diberikan selama 90 tahun keberadaan kami di Tanah Air. Kami bersyukur dan berharap semoga dapat terus menjadi lebih baik dan terus bertumbuh bersama Indonesia,” pungkasnya. (Rls)
CSR
Alfamidi Ajak Komunitas Bank Sampah Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Bisniscorner.com – Puluhan anggota komunitas bank sampah di Kecamatan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan antusias mengikuti pelatihan pembuatan eco enzyme yang digelar Alfamidi di Bank Sampah Sakura, Srengseng Sawah, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang ramah lingkungan.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Kampung Merdeka Alfamidi, yang berfokus pada pembangunan lingkungan berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, peserta diajak memanfaatkan sampah organik rumah tangga, seperti sisa kulit buah dan sayuran, untuk diolah menjadi eco enzyme.
Eco enzyme dikenal sebagai cairan serbaguna yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman, membersihkan lantai, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain bermanfaat, pengolahan ini dinilai mampu mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Tak hanya praktik, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat eco enzyme sebagai produk ramah lingkungan serta perannya dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan. Pegiat lingkungan Tri Sugiarti, yang akrab disapa Menik, turut memandu proses pembuatan eco enzyme dan mendorong peserta untuk memulai pengolahan sampah organik dari rumah.
“Eco enzyme bisa dibuat dengan cara sederhana dan bahannya mudah didapat. Selain mengurangi sampah, hasilnya juga bisa dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Menik.
Corporate Communication Manager Alfamidi Retriantina Marhendra mengatakan, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus berbagi pengalaman bagi masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
“Melalui Kampung Merdeka Alfamidi, kami ingin mengajak masyarakat melihat sampah organik sebagai sesuatu yang bernilai. Dengan pengolahan sederhana, sampah bisa dimanfaatkan kembali dan memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujar Retriantina.
Salah satu peserta, Fatur, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan pembuatan eco enzyme dari sampah buah terasa seru dan bermanfaat. “Kegiatannya seru, kami belajar membuat eco enzyme dari sampah buah. Ke depannya, rencananya ingin saya terapkan juga bersama anak-anak karang taruna,” ungkapnya.
Ke depan, Alfamidi berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi serupa dengan melibatkan komunitas lokal sebagai mitra utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. (Rls)
CSR
Ascott Jabotabek dan Universitas Trilogi Dorong Edukasi Lingkungan & Urban Farming di Perayaan World Environmental Education Day 2026
Bisniscorner.com — Dalam rangka memperingati World Environmental Education Day, Ascott Regional Jabotabek menunjukan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan menyelenggarakan program lingkungan yang bersifat edukatif dan dilakukan secara langsung di Universitas Trilogi.
Inisiatif ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Jakarta Berkebun dan Trilogi Berkebun, yang menghadirkan para praktisi, akademisi, serta anggota komunitas untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui aksi nyata.
Program ini melibatkan perwakilan dari lebih dari 20 properti di bawah portofolio The Ascott Limited, termasuk Ascott, Citadines, Oakwood, Somerset, Harris, Vertu, Yello, Pesona Alam, dan The Botanica Sanctuary. Partisipasi kolektif ini mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat serta tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Reza Syah Putra, Corporate Director of Operations Excellence, menyampaikan, kolaborasi ini memiliki makna yang sangat penting dalam perayaan World Environmental Education Day. Kami percaya bahwa dengan bekerjasama dengan para mitra yang memiliki visi sejalan, kami dapat menginspirasi dalam hal yang positif serta berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menjadikan inisiatif ini memiliki dampak yang positif.
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi lingkungan interaktif yang dipandu oleh para ahli urban farming dan pertanian dari Universitas Trilogi. Para peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya urban farming, termasuk teknik budidaya tanaman, proses perawatan, serta metode panen berkelanjutan.
Sesi edukasi ini kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon secara langsung, dimana para peserta dibimbing oleh fasilitator lingkungan, Bapak Dr. Ahmad Rifqi Fauzi, S.P., M.Si (Tim Ahli Pusat Studi Pertanian Perkotaan) mengenai teknik penanaman yang tepat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dan manfaat ekologis. Dalam kegiatan ini, peserta menanam pohon alpukat yang melambangkan keberlanjutan, sumber kehidupan, serta komitmen terhadap pelestarian lingkungan jangka panjang.
Sebagai simbol komitmen berkelanjutan, papan Ascott Cares dipasang di lokasi kegiatan. Papan ini merepresentasikan dedikasi Ascott terhadap keberlanjutan lingkungan, mengapresiasi upaya kolaboratif bersama mitra komunitas, serta menjadi pengingat jangka panjang atas kontribusi perusahaan dalam inisiatif urban farming dan edukasi lingkungan.
Program ini selaras dengan Ascott Cares, khususnya pada pilar Environment dan Community, sebagai wujud komitmen berkelanjutan Ascott dalam menciptakan dampak positif dan jangka panjang melalui edukasi, kolaborasi, serta praktik berkelanjutan. (Rls)
CSR
Ribuan Siswa se-Jakarta Diajak Peduli Lingkugan dengan Penanaman 3.000 Pohon
Bisniscorner.com – Di tengah maraknya pemberitaan tentang krisis lingkungan, mulai dari cuaca buruk hingga kerusakan alam, sebuah gerakan justru tumbuh dari tangan anak-anak. Sepanjang 2025, Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA) menghadirkan edisi bertema lingkungan sebagai upaya mengenalkan literasi lingkungan sejak dini, bukan sebagai wacana, melainkan ajakan bertindak.
Literasi lingkungan diperkenalkan sejak dini sebagai proses berpikir kritis, bukan sekadar hafalan atau pesan moral. Anak-anak diajak membaca, memahami, mempertanyakan, lalu yang terpenting bertindak. Konten disusun untuk membangun pemahaman kontekstual: mengapa lingkungan rusak, apa dampaknya bagi kehidupan sehari-hari anak, dan tindakan sederhana apa yang bisa dilakukan dari ruang terdekat mereka.
Pendekatan ini menghasilkan keterlibatan aksi nyata. Majalah CIA berkolaborasi dengan Nissin Soklat mengadakan program bertajuk “Gerak Untuk Bumi”. Melalui program ini, sebanyak 5.000 siswa sekolah dasar di Jakarta terlibat dalam kegiatan penanaman lebih dari 3.000 bibit tumbuhan di lingkungan sekolah, yang berlangsung sepanjang November hingga Desember 2025.
“Literasi tidak boleh berhenti di teks. Anak perlu ruang untuk menyerap informasi, mengolahnya menjadi pemahaman, lalu menyajikannya kembali dalam bentuk sikap dan tindakan. Ketika anak paham mengapa sesuatu penting, aksi baik akan lahir secara alami, bukan karena disuruh,” ujar Stefanie Augustin, pendiri Majalah CIA.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dapat berjalan lebih efektif ketika media anak, dunia pendidikan, dan mitra pendukung bergerak bersama dengan peran yang jelas dan tujuan yang terukur. (Rls)
-
Hotel5 tahun agoHOTEL SANTIKA TERASKOTA BSD CITY
-
Gaya Hidup6 tahun agoLebih Dekat Mengenal Brand Clothing Line Erigo dan Thanksinsomnia
-
Bisnis5 tahun agoAplikasi “Jiwa+” Cara Gampang Pesan Kopi Janji Jiwa & Jiwa Toast
-
Hotel5 tahun agoPaket Intimate Wedding di Hotel Santika BSD City Dibandrol Rp 9.999.000
-
Hotel5 tahun agoHotel Santika BSD Teraskota Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp 17 Jutaan
-
Breaking News5 tahun agoPebisnis Asal Tangsel Ikut Cerdaskan Anak Bangsa
-
Bisnis6 tahun agoBakmi Siantar LINA di Gading Serpong Sajikan Aneka Menu Mie
-
Breaking News5 tahun agoPolda Banten Gelar Pengukuhan dan Pelantikan Siswa Diktuk Bintara Polri TA.2020/2021
