Breaking News
Dukung PON XXI, Jalan Akses Sport Center dan Lapangan Gateball di Sumut Selesai Akhir Agustus 2024
Bisniscorner.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Selain Stadion Utama Sumatera Utara, Menteri Basuki juga meninjau dukungan konektivitas menuju stadion, Selasa (20/8/2024).
Untuk mendukung penyelenggaraan PON XXI, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Sport Center di Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari jalan utama, jalan dalam kawasan, lapangan parkir dan pelataran gedung.
Menteri Basuki mengatakan PON XXI merupakan event nasional untuk itu semua harus ikut bertanggung jawab untuk menyukseskan. “Saya minta 31 Agustus 2024 selesai, rapi dan bisa fungsional. Harus baik dan jangan dikurangi kualitasnya,” ucap Menteri Basuki.
Dukungan Jalan Sport Center terdiri dari empat paket pekerjaan. Paket I yakni jalan utama sepanjang 2,1 km progres 32%, paket ini dikerjakan oleh kontraktor PT Trimurti Perkasa dengan anggaran Rp71,9 miliar. Paket II jalan dalam kawasan sepanjang 1,1 km progres 32%, dikerjakan kontraktor PT Arkan Putra Tama anggaran Rp34,5 miliar. Paket III yakni parkir dan pelataran gedung progres 32% dikerjakan PT Sumatera Pioneer Buildingmaterial dengan anggaran Rp66,1 miliar. Paket IV jalan 8 meter, parkiran dan parkir persegi progres 45% dikerjakan PT Gardapati Sarana Indonesia dengan anggaran Rp38,7 miliar.
Kasatker PJN Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara Rahmad Parulian memastikan infrastruktur jalan Sport Center Sumatera Utara akan rampung pada 31 Agustus 2024. “Untuk penunjang PON sudah siap digunakan 31 Agustus 2024, menyusul utilitas pendukung lainnya yang akan disempurnakan di akhir tahun,” ucapnya.
Di samping itu, untuk mendukung PON XXI BBPJN Sumatera Utara juga membangun kawasan gateball di Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Kawasan ini terdiri dari lima lapangan gateball yang ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2024.
Saat ini tiga dari lima lapangan telah rampung dibangun dengan progres total 39%. Pembangunan kawasan gateball dilaksanakan oleh kontraktor CV. Minggos Putra dengan nilai kontrak Rp11 miliar.
“Untuk memastikan kesiapan dan keamanan, kami akan melakukan uji coba lima lapangan gateball pada 25 Agustus mendatang,” ujar Rahmad.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Prasarana Strategis Essy Asiah dan Kepala Balai Prasarana Permukiman (BPPW) Sumatera Utara Deva Kurniawan Rahmadi. (Rls)
Breaking News
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Saat ini progres pembangunan huntara telah mencapai sekitar 75% dan sebanyak 7 blok selesai pada sabtu (10/1/2026).
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen penuh Kementerian PU dalam mendukung penanganan bencana yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kami berkomitmen untuk mensuport penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi,”kata Menteri Dody.
Pembangunan huntara direncanakan terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing – masing blok 12 kepala keluarga (KK) di Gampong Bundar, Aceh Tamiang. Dari total 7 blok utama, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan.
Secara keseluruhan, huntara Aceh Tamiang dirancang untuk menampung sekitar 84 KK atau sekitar 336 jiwa dalam satu lokasi. Setiap blok dapat menampung hingga 12 KK atau sekitar 48 orang. Kawasan huntara ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi guna menunjang aktivitas dan kebutuhan dasar warga selama masa tinggal sementara.
Dari sisi teknis, huntara dibangun menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang kuat, cepat dibangun, dan tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni. Tahapan pekerjaan meliputi pembangunan pondasi, pemasangan rangka modular, dinding dan atap baja ringan, hingga pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
Pembangunan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi bagi warga terdampak bencana, yang sebelumnya harus bertahan di tenda-tenda pengungsian dengan keterbatasan ruang dan fasilitas. Dengan tersedianya huntara, masyarakat diharapkan dapat menjalani masa pemulihan dengan kondisi yang lebih baik. (Rls)
Breaking News
Kementerian PU dan BTN Tindak Lanjuti Kerja Sama untuk Perkuat Kesejahteraan Pegawai dan Dukungan Pembiayaan
Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar pertemuan bisnis sekaligus tindak lanjut penandatanganan kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada Senin (5/1/2026) di Gedung Utama Kementerian PU. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas implementasi kerja sama serta penguatan sinergi dalam mendukung kesejahteraan pegawai dan pembangunan infrastruktur nasional. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida dan Direktur Corporate Banking PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Helmi Afirsyah Nugroho, beserta jajaran terkait.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Wida Nurfaida menegaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya membahas kerja sama yang telah ditandatangani, tetapi lebih jauh diarahkan pada upaya membangun infrastruktur kesejahteraan bagi seluruh keluarga besar Kementerian PU.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk membahas kerja sama yang sudah ditandatangani, tetapi bagaimana membangun infrastruktur kesejahteraan. Aset terpenting Kementerian PU adalah sumber daya manusianya, karena seluruh pegawai memiliki peran penting dalam menjalankan tugas di Kementerian PU,” ujar Sekjen Wida.
Sekjen Wida menjelaskan, kerja sama dengan BTN tidak sekadar menjadi kemitraan antar institusi, tetapi diharapkan dapat menghadirkan upaya nyata dari pimpinan untuk memberikan kemudahan dan solusi finansial bagi seluruh pegawai Kementerian PU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami berharap kerja sama ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh keluarga besar Kementerian PU, termasuk membantu generasi muda untuk merencanakan kesejahteraan finansial sejak awal. Edukasi finansial yang baik diharapkan dapat memberikan berbagai solusi, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan investasi,” tambahnya.
Menurut Sekjen Wida, peningkatan kesadaran finansial bagi ASN muda menjadi sangat penting. Sekjen Wida juga mengimbau ASN muda Kementerian PU bahwa menabung saja tidak cukup tanpa disertai pemahaman mengenai manajemen keuangan dan investasi jangka panjang.
“Kita perlu mengajak ASN muda Kementerian PU agar sadar pentingnya edukasi finansial dan investasi. Jika pengelolaan keuangan dimulai sejak muda, return yang diperoleh juga akan berbeda. Untuk itu, kami melibatkan Sekretaris di setiap direktorat jenderal agar dapat membina dan meningkatkan kesadaran finansial yang lebih baik di unit kerja masing-masing,” jelas Sekjen Wida.
Pada kesempatan tersebut, Wida juga menyampaikan apresiasi kepada BTN atas komitmennya sebagai mitra strategis Kementerian PU. “Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank BTN atas komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pegawai Kementerian PU. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Corporate Banking BTN Helmi Afirsyah Nugroho menyampaikan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama strategis yang telah ditandatangani, sekaligus menjadi wadah untuk membahas berbagai inisiatif lanjutan yang dapat segera diimplementasikan.
“Menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama yang telah ditandatangani, terdapat beberapa hal yang kami dorong untuk segera ditindaklanjuti. Salah satunya terkait dukungan terhadap sistem informasi pengadaan barang dan jasa, sejalan dengan komitmen BTN dalam mendukung digitalisasi perbankan. BTN juga telah meluncurkan Bale Korpora sebagai platform layanan korporasi yang dilengkapi dengan berbagai fitur, termasuk skema pembiayaan dan penjaminan, yang diharapkan dapat membantu vendor serta mendukung proyek-proyek di lingkungan Kementerian PU,” kata Helmi.
“Selain itu, BTN juga menyiapkan berbagai produk unggulan untuk mendukung ASN dan pegawai Kementerian PU, dengan skema yang lebih mudah dan suku bunga yang kompetitif. Program-program ini nantinya akan kami sampaikan lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan,” imbuhnya.
Helmi berharap audiensi ini dapat semakin mempererat hubungan antara Kementerian PU dan BTN, serta menjadi langkah konkret dalam mendukung pembangunan nasional. “Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Kementerian PU. Semoga sinergi ini terus terjalin dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia,” tutupnya. (*)
Breaking News
KAI Services dan KAI Logistik Resmikan Gudang Cirebon, Perkuat Rantai Pasok Logistik Berkelanjutan
Bisniscorner.com – KAI Services bersama KAI Logistik resmi mengoperasikan Gudang Logistik di Regional 3 Cirebon pada Jumat (2/1). Berlokasi di Jalan Ampera No. 9, Pekiringan, Kesambi, Cirebon, gudang ini merupakan hasil kolaborasi kedua antara kedua anak usaha PT KAI tersebut setelah sebelumnya sukses membangun fasilitas serupa di Jakarta.
Gudang Logistik Cirebon berdiri di atas lahan seluas 1.452 m2 dan telah mengadopsi teknologi energi hijau melalui pemanfaatan panel surya berkapasitas 20.000 Watt. Dengan kapasitas tampung hingga 516 ton, gudang ini diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan stok makanan dan minuman untuk Kuliner Kereta, Loko Café, serta Loko Canteen. Selain itu, fasilitas ini juga akan menyokong operasional dapur di dua lokasi, layanan Laundry, hingga Resclean untuk 30 stasiun.
Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menjelaskan bahwa Regional 3 Cirebon memiliki peran strategis sebagai simpul distribusi utama yang menjamin kelancaran pasokan operasional di wilayah barat hingga tengah.
“Melalui kolaborasi strategis dengan KAI Logistik, kami membangun fasilitas yang lebih luas, tertata, dan modern. Tujuannya agar proses penyimpanan, pencatatan, hingga distribusi dapat berjalan lebih efisien dan akurat,” ujar Ririn dalam keterangan resminya pada Jumat (3/1).
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa peresmian ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat portofolio layanan logistik di lingkungan KAI Group.
“Gudang ini tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga memperkuat peran KAI Logistik dalam menghadirkan rantai pasok yang terintegrasi, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan,” ungkap Yuskal.
Pembangunan Gudang Cirebon ini menjadi tonggak penting setelah keberhasilan Gudang Logistik Jakarta yang memiliki luas 800 m^2 dengan kapasitas 408 ton. Melalui ekspansi ini, KAI Logistik optimis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi logistik berbasis kereta api yang berkelanjutan sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok nasional. (Rls)
-
Hotel5 tahun agoHOTEL SANTIKA TERASKOTA BSD CITY
-
Gaya Hidup6 tahun agoLebih Dekat Mengenal Brand Clothing Line Erigo dan Thanksinsomnia
-
Bisnis5 tahun agoAplikasi “Jiwa+” Cara Gampang Pesan Kopi Janji Jiwa & Jiwa Toast
-
Hotel5 tahun agoPaket Intimate Wedding di Hotel Santika BSD City Dibandrol Rp 9.999.000
-
Hotel5 tahun agoHotel Santika BSD Teraskota Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp 17 Jutaan
-
Breaking News5 tahun agoPebisnis Asal Tangsel Ikut Cerdaskan Anak Bangsa
-
Bisnis6 tahun agoBakmi Siantar LINA di Gading Serpong Sajikan Aneka Menu Mie
-
Breaking News5 tahun agoPolda Banten Gelar Pengukuhan dan Pelantikan Siswa Diktuk Bintara Polri TA.2020/2021
