Connect with us

Tekno

Sinar Mas Land Bersama Kemenkominfo RI Selenggarakan Literasi Digital Tentang Perlindungan Data Pribadi di Surabaya

Published

on

Bisniscorner.com – Di era digital saat ini, perlindungan data pribadi menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi. Selain peran pemerintah dalam mengatur keamanan data, setiap individu juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi informasi pribadi mereka. Jika disalahgunakan, kehilangan data pribadi ini dapat menimbulkan dampak serius, seperti pencurian identitas, penipuan finansial, hingga pelanggaran privasi. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman siber tersebut, Sinar Mas Land bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi RI menggelar pelatihan Literasi Digital bertajuk “Perlindungan Data Pribadi”, pada Kamis (05/09) lalu di Ballroom, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya. Acara ini diikuti lebih dari 500 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, pemerintahan, karyawan Sinar Mas Land, dan masyarakat di Kota Surabaya. Slamet Santoso, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI mengatakan, riset Status Literasi Digital Indonesia 2023 oleh Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan bahwa pemahaman publik tentang pentingnya kerahasiaan data pribadi masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mendalam mengenai perlindungan data pribadi di ruang digital, termasuk konsep dasar literasi digital, regulasi PDP, mekanisme pelaksanaannya, serta tantangan dan mitigasi risikonya. Saya mengapresiasi langkah Sinar Mas Land sebagai mitra Kominfo dalam penyelenggaraan kegiatan Literasi Digital hari ini. Saya berharap para peserta dapat memperdalam pengetahuan, tidak hanya tentang perlindungan data pribadi, tetapi juga pemberdayaan diri untuk meningkatkan produktivitas di era digital. Mari bersama-sama wujudkan Indonesia Terkoneksi, Makin Digital, dan Makin Maju. Dalam kesempatan yang sama, Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land menambahkan, program Literasi Digital di Surabaya ini merupakan kali keempat dilaksanakan oleh perusahaan, setelah sebelumnya sukses dihelat di BSD City, Balikpapan, dan Batam. Hal ini dilakukan perusahaan guna memperluas jangkauan masyarakat agar teredukasi mengenai pelindungan data diri. Kami harap program tersebut dapat meningkatkan awareness masyarakat akan pentingnya keamanan atas data pribadi terhadap masifnya penggunaan teknologi digital yang semakin kompleks saat ini. Selain itu, melalui acara ini kami juga ingin mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan platform digital sebagai wadah yang bersifat positif, sinergis, dan edukatif. Sejumlah pembicara memberikan pemaparan dengan beragam perspektif yang menarik mengenai pentingnya perlindungan data pribadi di era teknologi informasi. Adapun para narasumber tersebut di antaranya Teguh Surya (Penyuluh Teknik Informatika Kementerian Kominfo), Charly Raya (Head Government Relation Gojek Region Jawa Timur, NTB, dan Bali), dan Inayah Sri Wardhani (Koordinator Wilayah Mafindo Sidoarjo). Acara Literasi Digital merupakan program kolaborasi Sinar Mas Land dengan Kemenkominfo RI yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dunia digital, guna mencegah kebocoran data, mengenali ancaman siber, dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. Partisipasi dalam acara Literasi Digital ini juga sejalan dengan agenda yang dicanangkan pemerintah, yaitu Gerakan Nasional Literasi Digital yang bertujuan menjangkau 50 juta masyarakat pada tahun 2024. Dengan menggandeng sektor swasta seperti Sinar Mas Land, pemerintah berupaya memperluas jangkauan dan mencapai target tersebut. Program ini bukan hanya tentang pemahaman teknologi digital semata, tetapi juga tentang kemampuan untuk mengelola informasi secara kritis dan bijaksana di tengah arus informasi yang semakin kompleks dan beragam. (Rls)

Tekno

realme C85 Series Pecahkan Rekor Dunia GUINNESS WORLD RECORDS™ untuk Standar Ketahanan Air

Published

on

Bisniscorner.com  – realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia, hari ini mengumumkan bahwa realme C85 Series secara resmi telah meraih gelar GUINNESS WORLD RECORDS™ untuk kategori “Most People Performing a Mobile Phone Water-Resistance Test Simultaneously”. Pencapaian ini berlangsung di Cilandak Sports Center, Jakarta, dan menjadi tonggak bersejarah atas inovasi ketahanan air realme C85 Series sekaligus menegaskan komitmen realme dalam menghadirkan teknologi yang lebih tahan lama untuk pengguna yang lebih banyak.

Rekor ini dicapai melalui tantangan rekor dunia yang melibatkan 280 peserta, masing-masing memegang smartphone realme C85. Berdiri berjajar di tepi kolam, seluruh peserta memasuki air dalam formasi gaya “domino” yang telah dikoordinasikan dengan presisi, kemudian secara bersamaan menenggelamkan perangkat mereka. Setiap unit realme C85 dibiarkan berada di dalam air selama dua menit, sebelum secara serentak diangkat kembali, dan seluruh perangkat tetap berfungsi normal. Hasil ini memenuhi seluruh prosedur verifikasi resmi dari GUINNESS WORLD RECORDS™.

Kunci dari keberhasilan ini adalah teknologi ketahanan air terbaru IP69 Pro pada realme C85 Series. Sebagai sistem perlindungan tahan air tercanggih milik realme sejauh ini, IP69 Pro mencakup empat standar ketahanan air kelas atas: IP69K, IP69, IP68, dan IP66, memberikan perlindungan terhadap 36 jenis cairan dalam berbagai skenario ekstrem. realme C85 Series telah terbukti tahan dalam pengujian ekstrem, termasuk bertahan selama 30 menit pada kedalaman 6 meter dan 60 hari pada kedalaman 0,5 meter*, sambil tetap berfungsi sepenuhnya tanpa gangguan.

Dikombinasikan dengan 7000mAh Titan Battery kapasitas besar, sistem ketahanan air ini meningkatkan durabilitas secara keseluruhan dan memberikan pengalaman penggunaan yang aman dan bebas rasa khawatir bagi anak muda dalam segala kondisi.

Setelah pencapaian GUINNESS WORLD RECORDS™ ini, realme C85 Series semakin menegaskan dedikasi realme untuk menyediakan smartphone yang tangguh dan berkualitas tinggi, siap menghadapi tantangan penggunaan sehari-hari. realme C85 Series akan segera hadir di berbagai wilayah utama di seluruh dunia, memperkenalkan perangkat yang memadukan teknologi tercanggih dengan ketahanan yang dapat diandalkan bagi anak muda. (Rls)

Continue Reading

Tekno

Sinar Mas Land melalui Digital Hub Dukung Generasi Muda Indonesia di Bidang Robotika dan AI dalam 11th Kontes Robot Nusantara 2025 di ICE BSD City

Published

on

Bisniscorner.com — Laporan International Federation of Robotics (IFR) tahun 2024 menunjukkan bahwa kawasan Asia masih menjadi pusat utama pasar robot dunia, dengan kontribusi mencapai 74 persen dari total instalasi baru. Sebagai perbandingan, negara Eropa mencatat 16 persen dan Amerika 9 persen. Data ini menegaskan dominasi Asia dalam pertumbuhan industri robotika global.

Dalam mendorong pengembangan talenta muda Indonesia di bidang robotika dan kecerdasan buatan (AI), Sinar Mas Land melalui Digital Hub turut mendukung penyelenggaraan 11th Kontes Robot Nusantara (KRON) 2025 yang digelar pada Minggu (12/10) lalu di Garuda Hall, ICE BSD City. Mengusung tema “Rise of the Ocean Generation: Youth, Unity, and AI Robotics”, KRON 2025 mencerminkan semangat generasi muda dalam memadukan kreativitas dan teknologi AI untuk menjawab tantangan global. Acara ini diikuti lebih dari 1.000 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta negara-negara Asia Tenggara.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2013 oleh RACER Robotic Indonesia, KRON telah berkembang dari sebuah kontes nasional menjadi kejuaraan robotika dan AI tingkat Asia, dengan peserta dari negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura. Ajang ini tidak hanya mempertemukan ribuan pelajar dari tingkat primary hingga secondary dengan pengalaman langsung di bidang teknologi, tetapi juga menumbuhkan minat yang kuat terhadap pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

KRON tidak hanya menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, hingga komunitas teknologi dalam melahirkan generasi masa depan yang siap menjadi motor penggerak transformasi dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land mengatakan, melalui Digital Hub, Sinar Mas Land terus memperkuat ekosistem inovasi yang menjembatani kolaborasi antara pelajar, akademisi, industri, dan komunitas. Kompetisi seperti KRON ini mencerminkan komitmen kami dalam mendorong kolaborasi dan kreativitas di bidang kecerdasan buatan (AI) serta robotika dua sektor yang berperan penting dalam membentuk masa depan Indonesia dan kawasan Asia. Industri robotika di Asia menunjukkan percepatan yang luar biasa, dan talenta muda hari ini berada di garis depan transformasi tersebut. Dengan berinvestasi pada infrastruktur inovasi dan pengembangan kompetensi generasi muda, kami menanam fondasi untuk masa depan yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Firdiansyah, M.IT, Chairman of Indonesia Youth Robot Federation menyampaikan, KRON telah berkembang dari sekadar ajang kompetisi menjadi sebuah gerakan kolaboratif yang mempersatukan siswa, pendidik, dan inovator dari berbagai negara di Asia. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar, berjejaring, dan berinovasi bersama dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan. Selain menjadi wadah eksplorasi robotika dan kecerdasan buatan, KRON berperan sebagai pintu gerbang bagi talenta Indonesia untuk tampil di kompetisi robotika tingkat internasional. Dengan dukungan Sinar Mas Land melalui Digital Hub, kami berkomitmen untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan dan pengembangan robotika serta teknologi AI di kawasan Asia. Bersama seluruh pemangku kepentingan, kami ingin membangun generasi muda Indonesia yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga adaptif, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global.

KRON 2025 menampilkan beragam kategori kompetisi yang menantang kreativitas, keterampilan teknis, dan kemampuan pemecahan masalah para peserta, yakni Drone Soccer, Robot Theater, Brick Speed AI Coding Creative, Coding Mission, Game Design & AI Project, Road Challenge, Humanoid Mission, Sumo Rumble, Kinder Mission, hingga 2 on 2 Soccer. Seluruh kategori ini menjadi kualifikasi resmi menuju kompetisi robotika tingkat internasional.

Selain kompetisi utama, KRON 2025 juga menghadirkan rangkaian program unggulan seperti Nusantara Roadshow (seri pra-event di berbagai kota), workshop dan seminar STEM & AI, Education Conference bersama tokoh akademisi dan industri, STEM Leader Award 2025 untuk para pendidik dan inovator terbaik, Coding & Robotic Bootcamp untuk siswa dan mentor, serta Maker Expo yang menampilkan karya inovasi dari pelajar dan startup teknologi.

Acara ini juga dimeriahkan oleh sesi diskusi panel bersama para pembicara ternama, termasuk Firdiansyah dari IYRF Indonesia; Philip Tan, CEO MY ROBOT Worldwide sekaligus Wakil Presiden IYRA World; Dr. Kwon Alex Heechon, Chairman of National Association of Cognitive Science Industry; Satria Fahmi, juara dunia humanoid robotics; Asha Wadya Saelan, pakar aplikasi drone industri; Dr. Agus Mulyana, dengan topik penerapan AI di sektor industri; serta Aji Endro Cahyono, yang berbagi pandangan mengenai pendidikan berbasis AI.

Semangat kolaboratif dalam acara KRON 2025 sejalan dengan upaya Sinar Mas Land dalam membangun ekosistem inovatif di Indonesia, yang sejak 2016 telah diwujudkan melalui transformasi digital dan pengembangan kawasan seperti Digital Hub di BSD City. Sejak hadir pada 2016, Digital Hub dikembangkan menjadi pusat inovasi yang mengintegrasikan ekosistem startup, perusahaan multinasional, institusi pendidikan, serta pelaku di bidang teknologi, kesehatan, dan pendidikan.

Kini, Digital Hub bertransformasi menjadi business enabler yang dirancang untuk mendukung investasi, baik dari pelaku lokal maupun internasional di berbagai proyek Sinar Mas Land di Indonesia. Dikelilingi pusat inovasi seperti Digital Hub, Techpolitan, hingga institusi pendidikan ternama, BSD City menawarkan lingkungan yang mendukung pembelajaran maupun pengembangan karier. (*)

Continue Reading

Tekno

Perkuat Ketahanan Industri Lewat Generasi Pemimpin Teknologi AI, Sinar Mas Land Melalui Digital Hub Sukses Gelar DNA Masterclass 2025

Published

on

Bisniscorner.com — Dalam era di mana kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) semakin membentuk lanskap ekonomi global, Digital Hub sebagai community-powered growth platform sekaligus gerbang (gateway) ekosistem multi-sektor Sinar Mas Land dan pilar Sinar Mas lainnya, mengambil langkah strategis untuk membangun ketahanan industri melalui penyelenggaraan DNA Masterclass 2025. Mengusung tema “Build to Adapt: Human-Powered, AI-Enabled”, DNA Masterclass 2025 sukses digelar pada 20-21 Agustus 2025 di Grand Hyatt Ballroom, Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh para pemimpin industri khususnya di bidang AI, pejabat tinggi pemerintahan, profesional lintas sektor, mahasiswa dari universitas ternama hingga masyarakat umum yang ingin memperdalam pengetahuan tentang pemanfaatan AI, baik untuk mendukung kebutuhan rumah tangga maupun peluang kerja dari rumah.

DNA Masterclass 2025 menghadirkan lebih dari 50 pembicara ahli, 15 sesi diskusi panel, dan 6 masterclass yang menjadi sajian utama. Program ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan antara pengetahuan terkini, inspirasi strategis, hingga pengalaman praktis yang relevan. Di hari pertama, kegiatan dibuka dengan keynote speech oleh Pratikno (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI), dilanjutkan di hari kedua dibuka dengan sesi inspiratif bersama Giring Ganesha (Wakil Menteri Kebudayaan RI), serta ditutup dengan paparan dari Prof. Stella Christie, Ph.D. (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia).

Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI menyampaikan, di era transformasi digital yang bergerak dengan kecepatan eksponensial ini, manusia tanpa AI akan sangat sulit mengalahkan manusia dengan AI. Oleh karena itu, pemanfaatan AI untuk peningkatan produktivitas manusia Indonesia dan percepatan pertumbuhan ekonomi bukan sekadar pilihan strategis, melainkan keharusan eksistensial bagi kemajuan bangsa.

“Kita harus memastikan revolusi AI tidak hanya dinikmati kalangan elit, melainkan menjadi pilar utama pembangunan yang inklusif guna memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, nelayan, UMKM, hingga penyandang disabilitas. Terlebih, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk menjadi pionir AI yang berpihak kepada kemanusiaan, bukan sekadar sekadar unggul dalam algoritma, melainkan bijak dalam implementasinya. Mari manfaatkan momentum DNA Masterclass 2025 ini untuk closing the gap antara yang bawah dengan yang atas,” paparnya.

Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan RI mengatakan, di era saat ini, pentingnya pemanfaatan AI secara bijak agar tetap sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Mungkin suatu hari AI bisa lebih pintar daripada kita. Tugas kita adalah memastikan AI tetap menjaga umat manusia dan peradaban, bukan sebaliknya. AI memang memberikan banyak manfaat dan membuka peluang baru, tetapi teknologi ini tidak bisa sepenuhnya menggantikan karya manusia. Keaslian dan nuansa rasa yang hadir dari pengalaman serta ekspresi personal seorang seniman tetap menjadi hal yang tak tergantikan.

Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menegaskan, teknologi AI membawa manfaat sekaligus risiko yang perlu dikelola dengan strategi tepat agar memberi kebaikan bagi manusia. Terdapat empat risiko utama yang harus diantisipasi, yakni pengangguran, kerentanan keamanan internet, hoaks, dan kesenjangan, serta empat manfaat besar berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan keamanan, pengecekan fakta, dan pemerataan akses.

“Bahkan, ancaman AI muncul lebih cepat dibanding manfaatnya, sehingga diperlukan pelatihan intensif dan perlambatan disrupsi agar transisi menuju era AI dapat berlangsung optimal. Meskipun keahlian AI penting, keterampilan sosial tetap akan krusial pada 2030 mendatang, sementara data menjadi aset berharga yang harus dijaga dan dikelola di Indonesia,” tegasnya.

Ferdinand Sadeli, Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging Sinar Mas Land, menyampaikan, Sinar Mas Land bukan hanya sekadar perusahaan properti, tetapi juga berperan dalam membentuk ekosistem digital di Indonesia. Komitmen ini sudah kami mulai sejak 2015–2016 melalui pengembangan Digital Hub, dengan menghadirkan berbagai technology players seperti Traveloka serta universitas kelas dunia seperti Monash University, Indonesia.

“Di sisi lain, jika melihat perkembangan dunia digital saat ini, istilah yang paling sering muncul adalah AI. Bahkan selama dua tahun berturut-turut (periode 2023–2024), AI menjadi kata yang paling banyak dicari di Google dan banyak digunakan dalam percakapan global. Karena itu, kami menghadirkan DNA Masterclass tahun ini mengusung tema AI sebagai pusat diskusi yang tidak hanya relevan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga krusial untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi transformasi besar di berbagai sektor,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land menambahkan, di tengah perubahan lanskap digital yang berlangsung begitu cepat, kesiapan ekosistem menjadi semakin penting. DNA Masterclass 2025 adalah wadah yang kami inisiasi melalui Digital Hub untuk menghadirkan platform yang dinamis, di mana para pelaku bisnis dapat menjalin kolaborasi lintas sektor, dan terhubung dengan talenta serta inovator terbaik. Dengan langkah ini, kami ingin memastikan Indonesia bukan hanya siap menghadapi era AI, tetapi juga mampu menciptakan solusi global yang lahir dari ekosistem lokal yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada hari pertama, sesi diskusi panel dan masterclass menghadirkan berbagai topik menarik, di antaranya:

Dr. Edwin Hidayat Abdullah, S.E., MPM. (Dirjen Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI), Irvan Yasni (Chief Technology Officer Sinar Mas Land), Prof. Yuhki Tajima (Associate Professor, Georgetown University), dan Muhammad Arif Angga (Ketua Umum APJII) yang membahas tentang “AI in Policy – Regulation, Opportunities & Challenges”.

Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI (Dean of the School of Computer Science at Bina Nusantara (BINUS) University) yang membahas tentang “AI and Us: The Future Has Already Begun”.

Dr. Kapil R. Tuli (Lee Kong Chian Professor of Marketing; Deputy Dean (Research) Singapore Management University) yang membahas tentang “Leveraging AI for Customer Service: Understanding the Importance of Human Governance”.

Pada hari kedua, sesi diskusi panel dan masterclass menghadirkan berbagai topik menarik, di antaranya:

Irawan Harahap (CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land), Yanto Suryawan (Senior Vice President Ecosystem Acquisition & Promotion Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land), dan Sandra Kosasih (Chief Asset Management BSD Office & Education Business Development Sinar Mas Land) yang membahas tentang “From Founder to Ecosystem Builder oleh Sinar Mas Land (Digital Hub Ecosystem)”.

Patrick Effendy (Creativepreneur), Hanung Bramantyo (Sutradara & Produser Film), dan Bhumi Bramantyo (Produser Film) yang membahas tentang “AI for Creatives: From Storytelling to Content Creation”.

Dian Asmahani (Chief of Corporate Sales and Marketing Sinar Mas Land), Edho Zell (Influencer, Founder & CEO Social Bread), dan Tommy Teja (Founder AICO Community) yang membahas tentang “AI in Marketing: Engaging Audiences with Data-Driven Creativity”.

Yonas Yasahardja (Event and Promotion Manager Sinar Mas Land), Steve Saerang (Ketua Bidang Pengembangan Keanggotaan dan Perhumas Muda), Wisnu Satya Putra (Ketua Cluster Creative P3I (Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia), Hari Hoedojo (COO, TBWA Indonesia), Dian Gemiano (CMO KG Media | MD Grid Network | Chairman of Indonesian Digital Association (IDA)) yang membahas tentang “AI Strategies for Brand Storytelling & Sales”.

Alvin Francis Tamie (Chief Technology Officer RuangGuru), Rangga Wisesa (Ketua Program Studi Produksi Media Vokasi Universitas Indonesia), dan Dr. Dendy Muris, M.Si, (Head of Undergraduate Program Communication Studies & Head of AI and Communication Technology Centre LSPR) yang membahas tentang “Edutech: Educating in an AI Driven World”.

Rangkaian acara DNA Masterclass 2025 juga dimeriahkan dengan super showcase yang menampilkan demonstrasi teknologi terbaru, presentasi startup unggulan, program beasiswa, serta bursa kerja berbasis teknologi. Untuk memperkuat jejaring, tersedia pula networking lounge yang mendorong dialog otentik antara startup, korporasi, dan investor lintas sektor sehingga menciptakan peluang kolaborasi strategis yang memperkokoh ekosistem digital Indonesia.

Lebih dari sekadar forum diskusi, DNA Masterclass menjadi cerminan peran strategis Digital Hub melalui empat pilar utamanya: Ecosystem Integration, Community Activation, Infrastructure Excellence, dan Economic Catalyst. Keempat pilar ini memberikan nilai tambah bagi para pelaku bisnis di ekosistem Digital Hub, mulai dari integrasi ekosistem yang solid, peluang co-branding dengan mitra global, hingga kolaborasi lintas industri.

Melalui penyelenggaraan ini, Digital Hub bukan sekadar berinvestasi pada pengembangan talenta nasional, melainkan juga menyediakan platform berkelanjutan untuk pertumbuhan bisnis digital. Sebagai bagian integral dari visi Sinar Mas Land sebagai ecosystem builder, Digital Hub pun berperan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital nasional serta gerbang bagi perusahaan yang siap memimpin di era kecerdasan buatan. (*)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News6 jam ago

Kementerian PU Percepat Pembangunan Tanggul Ciliwung, Solusi Pengendalian Banjir Jabodetabek

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat pengendalian banjir di wilayah Jabodetabek dengan membangun sistem tanggul Sungai Ciliwung secara bertahap....

Breaking News1 hari ago

Kementerian PU Percepat Penanganan Banjir dan Longsor di Sibolga, Akses Jalan Nasional Tarutung–Batas Taput/Tapteng Tembus 42 Km

Bisniscorner.com  — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kota Sibolga,...

Breaking News2 hari ago

Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumut, Kementerian PU Pastikan Ruas Jalan Lintas Timur Sumatera Dapat Dilalui

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan konektivitas utama di Provinsi Sumatera Utara berangsur pulih pascabencana hidrometeorologi. Ruas strategis...

Breaking News3 hari ago

Menteri Dody Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Posko Pengungsi Banjir Langkat, Kementerian PU Terus Aktif Bantu Penanganan Tanggap Darurat

Bisniscorner.com — Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Madrasah...

Breaking News4 hari ago

Bersama Membangun Kembali harapan, Sun Life Indonesia Berkomitmen Mendukung Pemulihan Banjir dan Longsor

Bisniscorner.com – Sun Life Indonesia memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat,...

Breaking News4 hari ago

Kementerian PU Fokus Buka Jalur Lintas Tengah Aceh, 13 Jembatan Putus Jadi Prioritas Pemulihan Konektivitas

Bisniscorner.com — Di tengah mulai pulihnya Jalur Lintas Barat dan Timur yang telah kembali dapat dilalui, Kementerian Pekerjaan Umum (PU)...

Trending