Connect with us

Bisnis

Blue Sky Group dan Airport Dimensions Resmikan Blue Sky Premier Lounge di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta

Published

on

Bisniscorner.com — Blue Sky Group bersama Airport Dimensions secara resmi membuka Blue Sky Premier Lounge di Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Lounge ini mulai beroperasi pada 2 Januari 2026 dan menjadi wujud nyata komitmen kedua perusahaan dalam meningkatkan standar layanan hospitalitas bandara bagi penumpang domestik di Indonesia.

Kerja sama strategis antara Blue Sky Group dan Airport Dimensions yang terjalin sejak 2025 menggabungkan sinergi antara Blue Sky sebagai penyedia layanan lounge domestik terkemuka dengan keahlian global Airport Dimensions dalam merancang dan mengelola pengalaman bandara berstandar internasional. Kolaborasi ini sebelumnya telah menghadirkan lounge di Makassar dan akan terus dikembangkan ke berbagai kota lain di Indonesia.

Blue Sky Premier Lounge Terminal 1C merupakan fasilitas keenam Blue Sky di Bandara Soekarno-Hatta. Kehadiran lounge ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan premium yang konsisten, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan penumpang domestik, khususnya di terminal dengan tingkat pergerakan penumpang yang tinggi.

Berlokasi di Lantai 2, setelah area check-in dekat Spot Station, lounge ini memiliki luas 350 meter persegi dengan kapasitas hingga 76 tamu. Desain modern dan fungsional dihadirkan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan efisien, dilengkapi dengan area merokok dan non-merokok yang terpisah.

Selain fasilitas ruang tunggu premium, Blue Sky Premier Lounge Terminal 1C menghadirkan layanan pendampingan check-in dan bantuan bagasi guna mendukung kelancaran proses perjalanan penumpang. Lounge ini juga menawarkan pilihan makanan dan minuman berkualitas tinggi dengan konsep prasmanan, live cooking, coffee corner dengan kopi artisan khas Blue Sky, serta Healthy Corner. Fasilitas tambahan meliputi ruang VIP privat, toilet, dan mushola.

Direktur PT Bumi Liputan Angkasa, Sucin Rahayu, menyampaikan bahwa pembukaan lounge ini mencerminkan pendekatan strategis Blue Sky dalam pengembangan layanan berbasis pengalaman pelanggan.

“Kami memandang lounge bukan sekadar ruang fisik, melainkan sebagai bagian integral dari pengalaman perjalanan itu sendiri. Terminal 1C melayani perpaduan penumpang bisnis dan wisata yang sangat aktif, dan tujuan kami adalah memberikan awal perjalanan yang premium, seamless, dan menenangkan—mulai dari bantuan proses check-in hingga pengalaman bersantap berkualitas tinggi serta fasilitas relaksasi,” ujar Errol McGlothan, President EMEA & APAC Airport Dimensions, menambahkan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis bagi pengembangan layanan hospitalitas bandara.

“Indonesia merupakan salah satu pasar penerbangan paling dinamis di kawasan, dan hal ini menciptakan peluang besar untuk meninjau kembali bagaimana ruang-ruang bandara dapat lebih optimal dalam mendukung perjalanan penumpang domestik. Kolaborasi kami dengan Blue Sky menggabungkan keahlian global dan pemahaman lokal untuk merancang lounge yang intuitif, nyaman, dan relevan dengan cara masyarakat bepergian saat ini. Blue Sky Premier Lounge di Terminal 1C mencerminkan pendekatan bersama tersebut, dengan menghadirkan lingkungan yang dirancang secara cermat untuk meningkatkan pengalaman penumpang sekaligus menjadi arah pengembangan layanan lounge di Indonesia ke depan,” paparnya. Blue Sky Premier Lounge Terminal 1C terbuka bagi seluruh penumpang tanpa membedakan maskapai maupun kelas tiket. Akses tersedia melalui Priority Pass, LoungeKey, serta penumpang walk-in dengan tarif Rp210.000 per orang, atau melalui reservasi dan program kemitraan yang berlaku.

Pembukaan lounge ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Blue Sky Group dan Airport Dimensions untuk mendukung transformasi layanan bandara di Indonesia melalui kolaborasi, inovasi, dan standar layanan yang berkelanjutan. (Rls)

Bisnis

DADA Tbk Konsisten Perkuat Reputasi dan Kualitas, Pasca Raih Penghargaan IMHA

Published

on

Bisniscorner.com – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali menegaskan eksistensinya sebagai emiten properti yang konsisten menghadirkan produk bernilai tambah. Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) secara konsisten membangun rekam jejak sebagai emiten properti yang mengedepankan kualitas produk dan tata kelola pengembangan.

Salah satu jejak rekam prestasi yang diraih DADA, lewat penghargaan bergengsi yakni Indonesia My Home Award (IMHA) pada November 2025 lalu. Indonesia My Home Award dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan properti paling kredibel di Indonesia, yang menilai kualitas proyek secara menyeluruh, mulai dari konsep hingga kontribusinya terhadap industri properti.

Penghargaan tersebut diraih melalui proyek unggulan Perseroan, Apple 3 Condovilla, yang menjadi representasi strategi pengembangan hunian berkualitas dan berorientasi investasi yang dijalankan DADA.

Pencapaian ini memperkuat posisi DADA Tbk sebagai pengembang properti yang tidak hanya fokus pada ekspansi portofolio, tetapi juga pada penciptaan produk dengan standar perencanaan, desain, dan inovasi yang diakui secara nasional.

Baca Juga : Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global dan Percepat Transformasi Perbankan Daerah

Baca Juga : Blue Sky Group dan Airport Dimensions Resmikan Blue Sky Premier Lounge di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta

Proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan segmen urban dengan menghadirkan keseimbangan antara estetika arsitektur, kenyamanan hunian, serta potensi nilai investasi jangka panjang.

Direkturd dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas arah strategis Perseroan sebagai emiten properti.

“Raihan Indonesia My Home Award melalui Apple 3 Condovilla menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang kami terapkan di DADA berada pada jalur yang tepat. Sebagai perusahaan terbuka, kami berkomitmen untuk menghadirkan produk properti yang tidak hanya unggul dari sisi desain dan kualitas, tetapi juga memberikan nilai berkelanjutan bagi konsumen dan pemegang saham,” ujar Bayu.

Apple 3 Condovilla sendiri merupakan proyek hunian premium berkonsep condovilla modern bergaya Eropa yang dikembangkan DADA di kawasan strategis Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, Bayu menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini akan menjadi benchmark bagi pengembangan proyek-proyek DADA Tbk berikutnya, sejalan dengan upaya Perseroan memperluas portofolio di lokasi-lokasi strategis dengan tetap menjaga disiplin kualitas dan tata kelola.

Disisi lain, adanya stimulus fiskal seperti PPN ditanggung pemerintah, memberikan dampak pada meningkatnya penjualan properti residensial termasuk pengembang properti yang fokus pada segment tertentu.

Sebagai emiten yang terus memperkuat fundamental bisnisnya, DADA memandang penghargaan IMHA ini sebagai momentum positif untuk meningkatkan kepercayaan pasar.

“Validasi dari lembaga independen tentunya kita diharapkan mampu memperkuat reputasi Perseroan di mata investor, sekaligus mendukung prospek pertumbuhan DADA dalam jangka menengah dan Panjang,” pungkas Bayu Setiawan. (Rls)

Continue Reading

Bisnis

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global dan Percepat Transformasi Perbankan Daerah

Published

on

Bisniscorner.com  — Dalam rangka memperluas akses transaksi global bagi nasabah sekaligus mendukung penguatan city branding Jakarta sebagai Kota Global, Bank Jakarta resmi meluncurkan Kartu Debit Visa Bank Jakarta. Kolaborasi strategis dengan principal pembayaran global Visa ini menjadi bagian penting dari agenda transformasi Bank Jakarta menuju bank daerah yang modern, kompetitif, dan terhubung dengan ekosistem keuangan global.

Peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta dilaksanakan pada Senin (5/1) di Jakarta dan diresmikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin bersama Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, serta Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari. Momentum ini menandai langkah strategis Bank Jakarta dalam memperkuat kapabilitas transaksi lintas negara bagi berbagai segmen nasabah.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyambut baik peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta sebagai sebuah kolaborasi dalam membangun Bank yang sehat “Kalo trustnya sudah bisa dibangun, saya yakin, bank ini akan terbang. Makakolaborasi yang dilakukan dengan visa menurut saya adalah salah satu Langkah untuk membangun trust, membangun kepercayaan dengan publik” Ujar Gubernur Pramono.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa peluncuran Kartu Debit Visa merupakan bagian dari transformasi menyeluruh Bank Jakarta yang berorientasi pada penguatan transaksi, relevansi layanan, dan pengalaman nasabah.

“Peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta bukan sekadar peluncuran produk, tetapi merupakan milestone penting dalam perjalanan transformasi Bank Jakarta. Melalui kartu ini, kami memperkuat kapabilitas transaksi nasabah sekaligus menegaskan arah Bank Jakarta sebagai bank yang semakin modern, kompetitif, dan terhubung secara global,” ujar Agus.

Ia menambahkan, penguatan transaksi menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah serta menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Merupakan sebuah kebanggaan bagi Visa untuk mendukung Bank Jakarta dalam peluncuran Kartu Debit Visa terbaru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang aman, praktis, dan terhubung secara global. Melalui jaringan internasional Visa, pemegang kartu dapat menikmati kemudahan pembayaran lintas negara, fitur keamanan bertaraf global, serta integrasi penuh dengan aplikasi Mobile Banking Bank Jakarta untuk kendali penuh atas aktivitas keuangan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, nasabah juga dapat memperoleh manfaat seperti diskon untuk bersantap di merchant pilihan dan penawaran belanja menarik di berbagai platform eCommerce terkemuka di Indonesia maupun Internasional. Kolaborasi ini menegaskan komitmen Visa dalam mendorong transformasi digital dan memberikan pengalaman pembayaran yang tepercaya sesuai kebutuhan nasabah masa kini,” jelas Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia.

Kartu Debit Visa Bank Jakarta hadir dalam dua varian, Visa Classic dan Visa Platinum, termasuk pilihan untuk nasabah dengan kebutuhan layanan berbasis prinsip syariah. Kartu ini dapat digunakan untuk bertransaksi di jutaan merchant dan ATM berlogo Visa di seluruh dunia, baik untuk pembayaran ritel, transaksi e-commerce, maupun penarikan tunai saat bepergian ke luar negeri.

Dari sisi keamanan, Kartu Debit Visa Bank Jakarta dilengkapi dengan teknologi chip EMV untuk meminimalkan risiko skimming, serta proteksi 3D Secure pada transaksi online, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam bertransaksi secara digital.

Kehadiran Kartu Debit Visa Bank Jakarta semakin melengkapi ekosistem pembayaran Bank Jakarta, memberikan fleksibilitas tambahan untuk transaksi domestik maupun internasional, serta menghadirkan pengalaman bertransaksi yang lebih seamless dan selaras dengan gaya hidup modern yang semakin mobile dan global.

Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, Bank Jakarta menghadirkan berbagai program apresiasi dan promo menarik bagi nasabah, termasuk diskon khusus di sejumlah tenant pilihan, promo belanja di merchant ritel nasional dan internasional, serta program reward transaksi bagi pemegang Kartu Debit Visa Bank Jakarta. Seluruh program promo berlaku sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan Bank Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa peluncuran Kartu Debit Visa ini menjadi salah satu wujud komitmen Bank Jakarta dalam menghadirkan layanan perbankan yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

“Melalui Kartu Debit Visa Bank Jakarta, kami menghadirkan solusi transaksi yang lebih luas, aman, dan relevan dengan gaya hidup modern. Ini merupakan bagian dari transformasi Bank Jakarta untuk terus tumbuh bersama nasabah dan mendukung Jakarta sebagai kota dengan konektivitas global,” tutup Arie. (*)

Continue Reading

Bisnis

KPII Akuisisi PKSI, Perluas Portofolio Hunian Tapak Terjangkau di Kawasan Penyangga Jakarta

Published

on

Bisniscorner.com – Prospek bisnis rumah tapak (landed house) tahun 2026 diperkirakan masih akan menjadi motor utama pertumbuhan sektor residensial. Tingginya kebutuhan hunian end user, tren tinggal di kawasan pinggiran kota, serta harga lahan yang relatif lebih kompetitif di wilayah penyangga Jakarta menjadikan rumah tapak tetap diminati. Hunian dengan konsep terencana, fasilitas memadai, dan harga terjangkau diprediksi akan menjadi pilihan utama masyarakat.

Sejalan dengan tren tersebut, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnis hunian tapak melalui akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Niaga Inovasi Bersama di PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI), atau setara dengan 17.825 lembar saham dengan nilai nominal mencapai Rp174.825.000.000.

Seremoni akuisisi yang dilaksanakan di Plaza Convill Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025), dihadiri oleh jajaran manajemen dari kedua pihak. Dari KPII hadir Direktur Utama Adam Bilfaqih, Direktur Bayu Setiawan, serta Komisaris Tjandra Tjokrodiponto. Sementara dari pihak PKSI hadir Bahrudin selaku Komisaris dan Saronih selaku Direktur.

Melalui transaksi ini, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI dan membuka peluang pengembangan proyek-proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan potensial.

Bersama PKSI, KPII akan fokus mengembangkan perumahan tapak dengan konsep yang berbeda dari hunian konvensional. Setiap proyek dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai kawasan hunian yang memiliki nilai tambah, mulai dari tata kawasan yang terencana, desain rumah yang fungsional, hingga fasilitas pendukung yang menunjang kenyamanan dan kualitas hidup penghuni.

Baca juga : Respon Pasar Positif, Kawasan Vireya di BSD City Catat Penjualan Lebih dari 225 Unit dalam Waktu Singkat

Baca juga : Bank Jakarta Telah 100 Persen Salurkan Dana Pemerintah Pusat

Segmen hunian tapak yang dikembangkan menyasar pasar rumah terjangkau (affordable housing), khususnya bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama di kawasan buffer city Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang Selatan, serta wilayah penyangga lainnya dengan potensi permintaan yang terus tumbuh.

Direktur PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), Bayu Setiawan, mengatakan bahwa pengembangan hunian tapak melalui PKSI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata pasar residensial.

“Kami melihat permintaan rumah tapak di kawasan penyangga Jakarta masih sangat kuat. Melalui PKSI, kami menghadirkan hunian dengan konsep berbeda, memiliki added value yang lengkap, namun tetap menjaga aspek keterjangkauan harga,” ujarnya.

Menurut Bayu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya KPII dalam memperkuat sinergi bisnis di dalam grup usaha. Pengembangan proyek hunian tapak dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Komisaris PKSI, Bahrudin, menyambut positif masuknya KPII sebagai pemegang saham pengendali. Menurutnya, akuisisi ini akan membawa dampak signifikan terhadap penguatan struktur permodalan serta pengembangan proyek hunian tapak yang tengah dan akan dikembangkan PKSI.

“Kami melihat KPII memiliki visi dan pengalaman yang sejalan dengan arah pengembangan PKSI. Dukungan dari KPII diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek, meningkatkan kualitas pengembangan kawasan, serta memperluas jangkauan pasar hunian tapak PKSI ke depan,” ujar Bahrudin.

Akuisisi PKSI sekaligus menegaskan fokus KPII dalam menggarap sektor residensial berbasis kebutuhan end user, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas lingkungan hunian. Dengan pendekatan konsep dan lokasi yang tepat, KPII optimistis proyek-proyek hunian tapak ke depan dapat diterima pasar dengan baik.

Bahrudin menegaskan bahwa pengembangan hunian tapak ke depan tidak lagi sekadar membangun rumah, tetapi menciptakan lingkungan tinggal yang berkelanjutan. “Kami ingin setiap proyek PKSI ke depan mampu menghadirkan hunian yang layak, nyaman, dan bernilai jangka panjang bagi penghuninya. Dengan dukungan KPII, kami optimistis dapat menghadirkan kawasan residensial yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk masa depan,” tutup Bahrudin. (Rls)

Continue Reading

Berita Terbaru

Breaking News5 jam ago

Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumatera Utara, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan Berangsur Fungsional

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan dampak bencana longsor dan banjir di Sumatera Utara yang melanda 12...

Breaking News1 hari ago

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang,...

Breaking News2 hari ago

Kementerian PU dan BTN Tindak Lanjuti Kerja Sama untuk Perkuat Kesejahteraan Pegawai dan Dukungan Pembiayaan

Bisniscorner.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar pertemuan bisnis sekaligus tindak lanjut penandatanganan kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara...

Breaking News3 hari ago

KAI Services dan KAI Logistik Resmikan Gudang Cirebon, Perkuat Rantai Pasok Logistik Berkelanjutan

Bisniscorner.com  – KAI Services bersama KAI Logistik resmi mengoperasikan Gudang Logistik di Regional 3 Cirebon pada Jumat (2/1). Berlokasi di...

Breaking News3 hari ago

Menteri Dody Tinjau Infrastruktur Terdampak Banjir Susulan di Aceh, Pastikan Akses Logistik ke Wilayah Gayo Lues Segera Terbuka

Bisniscorner.com  – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur terdampak bencana di Provinsi Aceh pada Minggu (4/1/2026)....

Breaking News4 hari ago

Ruas Jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara Kembali Terdampak Longsor, Kementerian PU Lakukan Penanganan Cepat

Bisniscorner.com  – Curah hujan yang cukup deras sejak Junat (2/1/2026) sore menyebabkan longsoran baru terjadi pada ruas jalan nasional penghubung...

Trending