Connect with us

Breaking News

Tokopedia dan Dompet Dhuafa Distribusikan Paket Kebaikan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Published

on

Bisniscorner.com – Setelah menggulirkan paket nutrisi untuk para tenaga medis dan paket school kit untuk anak yatim, kini Perusahaan ecommerce terkemuka, Tokopedia, melengkapi aksi kebaikan ramadhan dan penanggulangan Covid-19 dengan menggulirkan paket sembako Ramadhan untuk kelompok rentan dan terdampak.

Pemberian sembako dilakukan pada Sabtu (16/5) di kawasan Sawah Lama dan Pisangan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).  Penerima manfaat sembako ini antara lain pekerja harian lepas, tukang ojek, pekerja rumah tangga, pedagang, marbot dan korban PHK.

Wiwin (45), salah seorang penerima manfaat, merasa sangat terbantu dengan digulirkannya program ini. Tak hanya membantunya, tapi orang-orang sekitar yang menerima bantuan ini juga merasa senang karena momennya sangat pas dengan kebutuhan rumah tangga mereka.

“Alhamdulillah. Terima kasih Tokopedia atas paket sembakonya. Ini sangat membantu saya karena menjelang lebaran harga-harga kebutuhan pokok sudah mulai naik,” ujar Wiwin yang berprofesi sebagai pengajar ini.

Ahmad Shonhaji, Direktur Dakwah, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa, turut merasakan kebahagiaan yang dirasakan penerima manfaat dan mengapresiasi kepedulian Tokopedia kepada masyarakat sekitar. Mengingat saat ini masyarakat banyak yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Terima kasih Tokopedia atas semua donasinya dan kami berharap bisa bekerjasama dengan program-program yang berkelanjutan dan menyentuh aspek kehidupan dasar masyarakat,” tutur Ahmad Shonhaji. 

Pemberian paket sembako ini merupakan serangkaian dari program kebaikan yang digalang dari hasil donasi yang dilakukan Tokopedia dengan menggulirkan 3 program, yakni Paket Nutrisi Tenaga Medis, Paket School Kit untuk Anak Yatim, dan Paket Sembako Ramadhan untuk Kelompok Terdampak. (Rls)

Breaking News

Tak Ada Hari Libur! Bapanas Sidak Pasar Penyangga Jabodetabek, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat

Published

on

Tak Ada Hari Libur, Bapanas Sidak Pasar Penyangga Jabodetabek, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat

Bisniscorner.com – Pemerintah memperketat pengawasan harga dan pasokan pangan selama Ramadan. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan  di Pasar Jonggol, pasar penyangga utama bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan lonjakan permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tidak memicu gejolak harga di tingkat konsumen.

“Selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah. Kami turun langsung memastikan harga tetap terkendali dan distribusi berjalan lancar. Kalau ada yang tidak sesuai, akan langsung kami benahi di lapangan,” tegas Sarwo Edhy di lokasi, Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas komoditas pangan strategis terpantau relatif stabil dan dalam kondisi normal. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp 13.000/kg dan beras premium Rp 14.500/kg. Bawang merah Rp 40.000/kg dan bawang putih Rp 36.000/kg.

Untuk protein hewani, daging ayam ras berada di kisaran Rp 40.000–42.000/kg, telur ayam Rp 30.000–32.000/kg, daging sapi lokal Rp 130.000–140.000/kg, serta daging sapi impor sekitar Rp 120.000/kg. Gula kemasan dijual Rp 19.000/kg dan gula curah Rp 18.000/kg.

“Harga daging sapi masih sama, saya jual Rp140.000 per kg. Kalau ada yang menawar, masih bisa saya kasih Rp130.000 per kg, karena pasokannya saya ambil langsung dari RPH Haji Donny yang lokasinya dekat sini,” ujar Sahril, seorang pedagang daging.

Kondisi harga yang masih terjangkau ini pun disambut baik oleh para konsumen. Yulis, salah seorang pembeli, memilih pasar tradisional karena harga lebih kompetitif.

“Saya sudah langganan di sini. Hari ini beli daging untuk menu empal saat berbuka puasa nanti bersama anak-anak. Harapan kami sebagai masyarakat, semoga selama bulan puasa ini harga-harga kebutuhan pokok jangan sampai naik lagi,” ungkap Yulis.

Selain komoditas diatas, perhatian serius diberikan pada minyak goreng rakyat Minyakita yang masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. Di Pasar Jonggol, harga Minyakita ditemukan di kisaran Rp 18.000–18.500 per liter.

“Kenapa bisa Rp 18.000? Karena pedagang mengambil dari distributor sudah Rp 17.000 sampai Rp 17.500. Kalau dari hulunya sudah tinggi, pengecer tidak mungkin menjual sesuai HET,” urai Sarwo Edhy.

Pemerintah sendiri telah menetapkan tata kelola harga Minyakita secara berjenjang, mulai dari tingkat produsen, distributor, hingga pengecer, dengan batas harga jual yang mengacu pada HET Rp15.700 per liter di tingkat konsumen. Skema ini dirancang agar setiap mata rantai distribusi mengambil margin sesuai ketentuan, sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar maupun potensi penyimpangan distribusi di lapangan.

Karena itu, Bapanas bersama Satgas Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke hulu guna memastikan kebijakan berjalan efektif.

“Ini akan kami telusuri dari produsen, distributor, sampai pengecer. Rantai distribusinya harus jelas. Tidak boleh ada yang bermain di komoditas kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan Ramadan untuk memainkan harga pangan.

“Sekali lagi kami minta, jangan main-main di bulan suci Ramadan. Ayo cari rezeki, tetapi jangan mengganggu rakyat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ini jangan main-main,” tegas Amran.

Pemerintah menegaskan tidak akan mentolerir praktik pengambilan keuntungan tidak wajar dari kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan. Melalui penguatan pengawasan dan stabilisasi pasokan, kewajaran harga diharapkan dapat terus terjaga demi mewujudkan Ramadan yang nyaman bagi seluruh masyarakat. (Rls)

Continue Reading

Breaking News

Menteri Dody Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026

Published

on

Menteri Dody, Kementerian PU, Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang, Mudik Lebaran 2026

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang pada ruas  Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan lubang jalan menjadi prioritas utama dan harus tuntas sebelum puncak arus mudik. Progres perbaikan terus dikebut oleh tim di lapangan dan saat ini telah menunjukkan penurunan jumlah lubang yang cukup signifikan.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Menteri Dody saat meninjau ruas Pantura Kabupaten Indramayu pada Sabtu (28/2/2026)

Menurut Menteri Dody, fokus jangka pendek saat ini adalah pada penanganan cepat melalui metode patching untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik. Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) serta peningkatan konstruksi menjadi rigid pavement (beton) pada titik-titik kritis..

“Untuk itu, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menyiapkan program overlay (pelapisan ulang) dan penggunaan konstruksi beton (rigid pavement) di titik-titik kritis, terutama di segmen jalan sepanjang 100 kilometer menjelang perbatasan Jawa Tengah,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menyoroti pentingnya normalisasi muara sungai dan sistem drainase di sepanjang jalur Pantura Barat, termasuk di aliran Citarum, Ciliwung, dan Cisadane, guna mencegah genangan dan banjir rob yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Perbaikan jalan tentu akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan,” terang Menteri Dody.

“Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut. Kami siapkan pompa di titik rawan banjir dan membangun posko bersama antara tim jalan dan tim air agar kalau ada genangan, bisa segera kita buang,” tegas Dody.

Menteri Dody memastikan seluruh jajaran di Kementerian PU akan bersiaga penuh  selama periode mudik untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan fungsional. Selain itu, Menteri Dody juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan masing-masing agar tidak menghambat aliran air.

“Tugas Kami (Kementerian PU), yaitu untuk memastikan jalan di Pantura Barat ini layak, aman, dan menyenangkan bagi masyarakat,” tandas Menteri Dody. (*)

Continue Reading

Breaking News

Tinjau Ruas Parung Bogor, Menteri Dody Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan Jalan

Published

on

Tinjau Ruas Parung Bogor, Menteri Dody, Kementerian PU, Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan Jalan

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan jalan nasional pada ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung Bogor, Jawa Barat guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi ruas Jalan Parung Bogor, Sabtu (29/2/2026), untuk memastikan proses perbaikan berjalan lebih optimal dan menyeluruh.

“Kita memang sedang proses perbaikan dari Pasar Parung sampai titik Kemang, Parung. Memang kemarin-kemarin ada penambalan atau patching sana-sini tapi belum sempurna, kita pelan-pelan menyempurnakan. Mudah-mudahan dalam waktu satu-dua bulan ini sudah selesailah,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody menekankan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama dan menyoroti hasil patching di sejumlah titik yang belum rata dan masih terasa bergelombang sehingga berpotensi membahayakan pengendara.

Untuk itu, Menteri Dody menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat agar tidak hanya melakukan penambalan parsial, tetapi juga perbaikan lebih menyeluruh secara bertahap sepanjang 25,1 km dari Pasar Parung hingga Gandaria–Cilodong agar kontur jalan lebih mulus dan aman.

Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat Rina Kumala Sari menyampaikan terdapat 1.463 titik lubang di sepanjang ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung.

“Sampai kemarin, sebanyak 1.200 lubang sudah kami tutup dan tersisa 263 titik. Dengan tim patching yang terus bekerja di lapangan, kami targetkan dalam lima hari ke depan seluruh lubang sudah tertangani sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Rina.

Selain penambalan lubang, BBPJN DKI–Jabar juga melakukan pembersihan bahu jalan dari rumput liar serta normalisasi saluran drainase untuk memastikan aliran air berjalan optimal. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketahanan konstruksi jalan dan mencegah kerusakan berulang, khususnya pada musim hujan.

Rina menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab kerusakan pada ruas tersebut adalah perbedaan struktur antara jalur cepat yang sebagian masih menggunakan perkerasan lentur (aspal/flexible pavement) dan jalur lain yang telah menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement). Kesenjangan struktur ini kerap memicu timbulnya lubang, terutama saat curah hujan tinggi dan sistem drainase tidak berfungsi maksimal.

“Lubang sering terjadi di antara pekerjaan rigid dengan aspal. Jaminannya agar tidak ada lubang lagi adalah mengganti seluruh jalur aspal menjadi beton,” katanya.

Melalui percepatan penanganan ini, Kementerian PU memastikan perbaikan dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan prioritas pada aspek keselamatan pengguna jalan serta peningkatan kualitas layanan infrastruktur nasional. (*)

Continue Reading

Berita Terbaru

Tak Ada Hari Libur, Bapanas Sidak Pasar Penyangga Jabodetabek, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat Tak Ada Hari Libur, Bapanas Sidak Pasar Penyangga Jabodetabek, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat
Breaking News1 hari ago

Tak Ada Hari Libur! Bapanas Sidak Pasar Penyangga Jabodetabek, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat

Bisniscorner.com – Pemerintah memperketat pengawasan harga dan pasokan pangan selama Ramadan. Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun...

Menteri Dody, Kementerian PU, Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang, Mudik Lebaran 2026 Menteri Dody, Kementerian PU, Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang, Mudik Lebaran 2026
Breaking News1 hari ago

Menteri Dody Pastikan Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Mudik Lebaran 2026

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan (BBPJN) DKI–Jawa Barat mempercepat penanganan lubang pada ruas  Jalan...

Tinjau Ruas Parung Bogor, Menteri Dody, Kementerian PU, Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan Jalan Tinjau Ruas Parung Bogor, Menteri Dody, Kementerian PU, Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan Jalan
Breaking News2 hari ago

Tinjau Ruas Parung Bogor, Menteri Dody Pastikan Percepatan Penanganan Kerusakan Jalan

Bisniscorner.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan jalan nasional pada ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung Bogor, Jawa Barat guna meningkatkan...

Bukber, YAI Perkuat Ukhuwah, Gaungkan Wakaf sebagai Kekuatan Ekonomi Umat Bukber, YAI Perkuat Ukhuwah, Gaungkan Wakaf sebagai Kekuatan Ekonomi Umat
Breaking News2 hari ago

Adakan Bukber, YAI Perkuat Ukhuwah dan Gaungkan Wakaf sebagai Kekuatan Ekonomi Umat

Bisniscorner.com — Yayasan Amal Insani (YAI), wadah aktivitas para alumni HMI Cabang Yogyakarta dan Bulaksumur Sleman, kembali menggelar kegiatan tahunan...

Target Selesai Minggu Depan, Menteri Dody, Ketersediaan Air Bersih Bagi Rumah Hunian di Tapanuli Selatan Target Selesai Minggu Depan, Menteri Dody, Ketersediaan Air Bersih Bagi Rumah Hunian di Tapanuli Selatan
Breaking News4 hari ago

Target Selesai Minggu Depan, Menteri Dody Tekankan Ketersediaan Air Bersih Bagi Rumah Hunian di Tapanuli Selatan

Bisniscorner.com  – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali meninjau pembangunan rumah hunian di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten...

Diklatsar ke-49, Mapala Camp Stick Politeknik APP Jakarta, Gunung Halimun Salak, Cetak Mahasiswa Berkarakter Diklatsar ke-49, Mapala Camp Stick Politeknik APP Jakarta, Gunung Halimun Salak, Cetak Mahasiswa Berkarakter
Breaking News4 hari ago

Diklatsar ke-49 Mapala Camp Stick Politeknik APP Jakarta di Gunung Halimun Salak, Cetak Mahasiswa Berkarakter

Bisniscorner.com – Mapala CAMP STICK dari Politeknik APP Jakarta kembali menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) ke-49 pada 4–8 Februari...

Trending